FIFA usut 'rasisme' pendukung Meksiko

Kamerun melawan Meksiko

Sumber gambar, All Sport

Keterangan gambar, FIFA menyebutkan 'tindakan yang tak patut dari pendukung Meksiko'.

Badan tertinggi sepakbola dunia, FIFA, memulai proses disipliner terhadap Meksiko. Hal ini dilakukan setelah muncul laporan tindakan rasis yang dilakukan oleh fans kesebelasan Meksiko, saat pertandingan babak grup Piala Dunia melawan Kamerun, Jumat (13/06) lalu.

Dalam pertandingan tersebut, <link type="page"><caption> Meksiko mencatat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140613_wc2014_kamerun_meksiko.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kemenangan atas Kamerun 1-0. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140613_wc2014_kamerun_meksiko.shtml" platform="highweb"/></link>

Pernyataan FIFA menyebutkan pengusutan dilancarkan terhadap hal yang mereka sebut sebagai 'tindakan tak patut dari pendukung Meksiko'.

Kepada BBC, sejumlah sumber FIFA menyebut, penyelidikan juga dilancarkan terhadap fans Brasil, Rusia, dan Kosta Rika.

Tahun lalu, FIFA menetapkan aturan baru yang lebih ketat untuk membasmi rasisme di sepak bola.

Pelanggaran pertama untuk tindak rasisme oleh fans atau pemain, bisa dijatuhi hukuman bermain tanpa penonton. Sanksi terhadap tindakan yang lebih serius, bisa berupa pengurangan angka, relegasi, bahkan dicoret dari kompetisi.

Para eksekutif FIFA berulang kali menegaskan, sanksi finansial saja, berupa denda, sama sekali tak memberikan efek jera.

Diyakini juga, FIFA sedang mendalami laporan tentang nyanyian homofobia oleh suporter Brasil, dan spanduk rasis dan anti-Semit yang dibentang oleh para pendukung Kroasia dan Rusia.