Investigasi 'kasus Qatar' selesai 9 Juni

Piala Dunia 2022

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Pejabat FIFA diduga menerima dana dari Bin Hammam untuk dukung pencalonan Qatar.

Penyelidik FIFA Michael Garcia mengatakan bahwa investigasi penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 akan selesai pekan depan.

"Setelah mengumpulkan bahan dan mewawancarai para saksi, kami ingin menyelesaikan investigasi ini pada 9 Juni dan memasukkan hasilnya sekitar enam pekan kemudian," kata Garcia.

Pernyataan ini disampaikan di tengah munculnya dugaan baru bahwa Qatar <link type="page"><caption> mengeluarkan dana jutaan dolar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140601_fifa_korupsi_piala_dunia.shtml" platform="highweb"/></link> untuk beberapa pengurus FIFA agar mendukung pencalonan Qatar, seperti diberitakan media Inggris The Sunday Times.

Mingguan ini menelusuri jutaan email dan dokumen yang menyimpulkan mantan anggota komite eksekutif FIFA dari Qatar, Mohamed bin Hammam mengeluarkan dana tersebut untuk sejumlah pejabat FIFA.

Sebagai bagian dari investigasi ini Garcia sudah <link type="page"><caption> menemui panitia pencalonan Qatar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140602_fifa_qatar_2022.shtml" platform="highweb"/></link> pada hari Senin (02/06).

Menanggapi tuduhan ini para pejabat Qatar mengatakan bahwa Bin Hammam tidak punya peran dalam pencalonan Qatar untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Mereka juga mengatakan akan bekerja sama dengan Garcia.

Wakil presiden FIFA, Jim Boyce, mengatakan pihaknya akan mendukung <link type="page"><caption> proses penentuan ulang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140601_qatar_pialadunia.shtml" platform="highweb"/></link> tuan rumah Piala Dunia 2022 jika dalam proses terdahulu terbukti diwarnai korupsi.