PSG didakwa 'melempar' pendukung cacat Chelsea

Sumber gambar, Getty
Badan sepak bola Eropa, UEFA, memulai sidang disipliner terhadap Paris St-Germain terkait tuduhan bahwa pendukung mereka melemparkan botol dan meludahi pendukung cacat Chelsea.
Pendukung Chelsea itu duduk di bawah fans tuan rumah selama perempat final Liga Champions di Paris pada tanggal 2 April lalu yang <link type="page"><caption> dimenangkan PSG 3-1</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140403_mourinho_psg.shtml" platform="highweb"/></link>.
Inilah untuk pertama kalinya UEFA mengenakan dakwaan terhadap pelecehan pendukung defabel.
Sidang terkait kasus ini akan diketahui hasilnya pada tanggal 17 Juli mendatang.
Juara Liga Prancis itu didakwa berdasarkan pasal 14 peraturan disipliner UEFA terkait "rasisme, dan tindakan diskriminatif dan propaganda lain."
Bila tuduhan itu terbukti, PSG menghadapi denda dan juga kemungkinan ditutupnya sebagian stadion dalam pertandingan kandang pertama pada laga Liga Champions musim depan.
Chelsea menang dalam pertandingan kedua perempat final Liga Champions di Stamford Bridge dan melaju ke semifinal dengan selisih gol tandang.
Bulan ini juga, PSG didenda sekitar £49 juta oleh UEFA dan dibatasi jumlah skuat untuk Liga Champions musim depan karena melanggar peraturan finansial badan sepak bola Eropa itu.









