Mata yakin Moyes mampu bangkitkan MU

Gelandang Juan Mata dan manajer MU, David Moyes.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Gelandang Juan Mata dan manajer MU, David Moyes.

Pemain tengah Manchester United asal Spanyol, Juan Mata, mengatakan keyakinannya bahwa MU akan menjadi tim kuat selama dipimpin oleh manajer David Moyes.

Manchester United, yang belum pernah berada di bawah urutan tiga klasemen akhir Liga Primer sejak 1991, saat ini bertengger di <link type="page"><caption> posisi ketujuh</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/03/140325_mu_mancity.shtml" platform="highweb"/></link>.

Mantan pemain Chelsea ini mengatakan, walaupun masih belum tampil seperti diharapkan, dia percaya klubnya akan menjadi kekuatan di masa depan.

"Saya tahu klub ini akan kembali berjaya dan masa depannya sangat menjanjikan."

David Moyes, yang menggantikan Sir Alex Ferguson sebagai manajer pada Juli 2013 lalu, <link type="page"><caption> belum mampu mengangkat United</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/03/140329_moyes.shtml" platform="highweb"/></link> dari penampilan buruknya selama musim ini.

Pemain baru

Juan Mata masih berharap United mendatangkan pemain baru agar mampu menopang ambisi Moyes untuk menaikan kembali pamor klub.

" Saya tidak ragu tentang itu," kata Mata kepada Daily Mirror.

Menurut dia, ketika bergabung Januari lalu, pimpinan MU berjanji untuk mendatangkan pemain-pemain baru berkualitas yang dibutuhkan.

Juan Mata yakin MU akan bangkit dari keterpurukan selama dipimpin Moyes.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Juan Mata yakin MU akan bangkit dari keterpurukan selama dipimpin Moyes.

"Mereka tahu, dan saya juga tahu, kita berada dalam periode transisi. Mereka akan mencoba menandatangakan beberapa pemain baru dan saya yakin itu akan dilakukan."

Mata kembali menyatakan keyakinannya bahwa United akan mampu bangkit di musim depan dan merebut tropi juara.

"Ini bukan hanya <link type="page"><caption> persoalan manajer</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140415_klopp_manunited.shtml" platform="highweb"/></link>, bukan hanya taktik, ini adalah persoalan kita semua. Ini bukan saatnya menyalahkan satu orang. Kita semua bersama-sama."