Manchester City 'telah memberikan segalanya '

Sumber gambar, Getty
Kapten Vincent Kompany merasa Manchester City tetap bisa melangkah dengan kepala tegak setelah tersingkir dari Liga Champions di Barcelona.
City harus menerima hasil 2-1 dalam <link type="page"><caption> pertandingan di Nou Camp</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/03/140312_kompany_barcelona.shtml" platform="highweb"/></link> Rabu (12/03).
Dua gol Barca disumbangkan oleh Lionel Messi dan Dani Alves, sedangkan gol tunggal City yang terpaksa bertarung hanya dengan 10 pemain dibuat oleh Kompany.
City sempat memberikan tekanan kepada <link type="page"><caption> Barcelona</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/03/140311_barcelona_city.shtml" platform="highweb"/></link> saat skor masih 0-0 di paruh kedua tapi upaya mereka mencapai gawang selalu terjegal lini depan Barca.
Kompany mengatakan, "Kami telah memberikan segalanya. Ada beberapa kesempatan baik untuk mencetak gol dan jika kami bisa memanfaatkannya, maka hal itu akan mengubah segalanya."
Sementara itu, mantan gelandang City Danny Mills mengatakan klub itu harus mau "membelanjakan banyak uang" untuk membeli gelandang jika mereka ingin bersaing di tingkat atas.
Kekalahan dari Barcelona, menurut Mills, antara lain karena kesalahan gelandang Martin Demichelis dan Joleon Lescott.
"Semua pemain City adalah pemain top kecuali gelandang yang membayangi Vincent Kompany," kata Mills.
"Mereka memiliki banyak uang tapi tidak membeli pemain yang tepat."









