Ozil masih trauma gagal eksekusi penalti

Mesut Ozil

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Mesut Ozil gagal mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Bayern Muenchen.

Mesut Ozil masih trauma setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Bayern Muenchen di Liga Champions, pada Rabu malam (19/02).

Di pertandingan pertama babak 16 besar di Stadion Emirates ini <link type="page"><caption> Bayern menang 2-0</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/02/140220_arsenal_munich.shtml" platform="highweb"/></link>.

Melalui Facebook Ozil sudah meminta maaf secara terbuka kepada seluruh pendukung Arsenal namun juga mengungkapkan ia masih sangat kecewa.

"Saya merasa sangat kecewa pada esok harinya (Kamis pagi). Mohon maaf kepada semuanya. Tak bermaksud seperti itu," kata Ozil.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengakui memang tidak mudah bagi pemain untuk melupakan kegagalan mengambil tendangan penalti.

"Waktu 48 jam tak cukup (untuk melupakan kekecewaan). Tapi juga menjadi kewajiban pemain untuk mengatasi kekecewaan semacam ini," kata Wenger dalam keterangan pers di London, Jumat (21/02).

Wenger mengatakan yakin Ozil akan kembali menampilkan permainan terbaik saat turun melawan Sunderland di lanjutan <link type="page"><caption> Liga Primer</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/liga_primer/" platform="highweb"/></link> hari Sabtu.

Manajer asal Prancis ini juga mengatakan pihaknya akan tetap memberi kesempatan kepada Ozil untuk mengambil tendangan penalti di waktu-waktu ke depan.

Wenger membeli Ozil dari Real Madrid pada periode transfer musim panas lalu senilai £42 juta, menjadikannya salah satu pemain termahal di Inggris.

Ozil langsung tampil prima namun belakangan penampilan pemain Jerman ini dianggap menurun, termasuk dalam laga melawan Liverpool, yang dimenangkan Liverpool dengan skor telak 5-1.