Formula 1 tak ubahnya 'pertunjukan palsu'

Jacques Villeneuve

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Villeneuve tak setuju dengan teknologi DRS dan pemberian poin ganda.

Formula 1 dianggap sudah kehilangan orisinalitas dan terancam akan makin ditinggalkan para penggemar.

Kritik ini disampaikan mantan juara dunia Formula 1 asal Kanada Jacques Villeneuve dalam wawancara dengan BBC Sport.

"Saya tak paham dengan Formula 1 modern. Apa yang mereka tampilkan sekarang adalah pertunjukan yang palsu," ujar Villeneuve.

Peraih gelar juara dunia pada 1997 bersama tim Williams ini secara khusus menyesalkan penggunaan teknologi DRS dan pemberian poin ganda pada musim balap tahun ini.

DRS atau drag reduction system mulai diterapkan sejak 2001 untuk meningkatkan kemungkinan pembalap menyalip pembalap lain. Penyelenggara mengatakan aksi salip yang makin sering akan membuat Formula 1 jauh lebih seru.

Tapi Villeneuve menentang pemanfaatan teknologi ini.

"Pembalap akan dengan sangat gampang menekan tombol DRS. Sekarang mereka akan memberi poin ganda. Apa lagi nanti yang akan diterapkan di Formula 1?" kata Villeneuve.

"Ini semua membuat Formula 1 kehilangan orisinalitasnya. Orang tidak lagi hormat dengan Formula 1," katanya.

Villeneuve -satu dari tiga pembalap yang bisa menyabet gelar juara dunia F1, Indycar, dan Indy 500- meminta para pembalap buka suara dan menentang perubahan yang membuat Formula 1 makin membosankan.