Anelka: Saya bukan antisemitis

nicolas anelka
Keterangan gambar, Nicolas Anelka melakukan gerakan quenelle untuk rayakan gol saat lawan West Ham.

Pemain West Brom Nicolas Anelka mengatakan ia "bukan rasis dan bukan antisemitis" menyusul kontroversi terkait perayaan golnya.

Menteri Olahraga Prancis menuduh <link type="page"><caption> striker West Brom</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/07/130705_bola_alenka.shtml" platform="highweb"/></link> ini anti-Yahudi dengan gerakan yang digambarkan sebagai salut Nazi saat mencetak gol akhir pekan lalu.

Anelka melakukan gerakan "quenelle" dalam pertandingan melawan West Ham yang berakhir seri 3-3.

"Saya bukan rasis dan juga bukan anti-Semitis dan saya menyadari gerakan saya," kata Anelka dalam akun Twitternya.

"Arti quenelle adalah antisistem. Saya tidak tahu apakah cerita ini ada hubungannya dengan agama," tambahnya.

Pemerintah Prancis mencoba untuk melarang acara pelawak Dieudonne M'Bala M'bala karena ia menggunakan gerakan "quenelle".

Anelka memastikan bahwa ia mendukung acara pelawak itu.

"Gerakan ini saya dedikasikan untuk Dieudonne," kata Anelka dalam akun Twitternya.

Kelompok Yahudi mengajukan keluhan kepada Presiden Prancis Francois Hollande tentang gerakan Dieudonne yang mereka gambarkan sebagai "gerakan Nazi yang terbalik".

Namun Dieudonne mengancam akan menuntut kelompok yang menyebut gerakannya itu gerakan Nazi.

Dieudonne menyebutnya "la quenelle" kata untuk pangsit ikan yang ia maksudkan sebagai antipemerintahan dan bukan anti-Yahudi.