Jack Wilshere banding atas larangan dua pertandingan

wilshere
Keterangan gambar, Bila larangan dikukuhkan, Wilshere tidak turun lawan Chelsea dan West Ham.

Pemain Arsenal Jack Wilshere mengakui dakwaan asosiasi sepak bola Inggris FA bahwa ia melakukan penghinaan terhadap pendukung Manchester City dengan gerakan tangannya.

Namun gelandang Arsenal ini mengajukan banding atas larangan dua pertandingan yang akan disidang Kamis (19/12) ini.

Insiden itu tidak dilihat oleh para ofisial pertandingan namun tertangkap kamera video dan dikaji oleh FA.

Wilshere tertangkap mengangkat jari tengahnya dan diarahkan ke pendukung City dalam pertandingan yang berujung pada kekalahan Arsenal 3-6 di Stadion Etihad.

Ia melakukan hal itu karena tidak setuju dengan keputusan wasit memberikan tendangan gol ke City.

Chelsea dan West Ham

Bila larangan tanding ini dikukuhkan, pemain tengah tim Inggris ini tidak akan turun saat Chelsea bertandang di Emirates tanggal 23 Desember dan kemudian pertandingan ke West Ham tiga hari kemudian.

FA mengatakan dalam satu pernyataan Selasa (17/12), "Jack Wilshere didakwa oleh FA berdasarkan proyek baru terkait insiden 'yang tak terlihat' (wasit) di pertandingan Liga Primer.

"Berdasarkan proses baru itu, bila ada insiden yang tidak dilihat ofisial pertandingan, panel tiga orang akan diminta FA untuk mengkaji," kata FA.

<link type="page"><caption> Manajer Arsenal Arsene Wenger</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/12/131214_olahraga_wenger_iri.shtml" platform="highweb"/></link> mengatakan setelah pertandingan itu, "Bila ia melakukannya dan ia dilarang kami harus menerimanya."

Striker Liverpool Luis Suarez diskors satu pertandingan dan didenda £20.000 karena dinyatakan bersalah atas tindakan yang tidak pantas oleh FA tahun 2011.

Suarez, 26, juga mengangkat jari tengahnya menyusul kekalahan Liverpool atas Fulham 0-1 saat itu.