Glenn Hoddle siap tangani Tottenham

Glenn Hoddle saat menjadi manajer timnas Inggris (1997).
Keterangan gambar, Glenn Hoddle saat menjadi manajer timnas Inggris (1997).

Glenn Hoddle menyatakan siap menjadi manajer Tottenham Hotspur untuk menggantikan Andre Villas-Boas yang baru saja dipecat, menyusul kekalahan telak dua kali klub asal London utara itu.

Di bawah <link type="page"><caption> kepemimpinan Villas-Boas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/12/131216_villasboas_tottenham.shtml" platform="highweb"/></link>, Spurs <link type="page"><caption> dipermalukan Liverpool </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/12/131215_tottenham_liverpool.shtml" platform="highweb"/></link>5-0 di White Hart Lane, Minggu (15/12) serta kalah telak 6-0 dari Manchester City tiga pekan sebelumnya.

Hoddle, yang berusia 56 tahun, pernah menjadi manajer Spurs (2001-2003). Dan sebagai pemain, Hoddle telah memperkuat klub itu sebanyak 377 kali.

Mantan gelandang timnas Inggris di tahun 80-an ini, dikenal memiliki hubungan dekat dengan pemilik Spurs Daniel Levy, sehingga dia disebut-sebut merupakan kandidat kuat pengganti Villas-Boas.

Lineker mendukung

Semenjak angkat kaki dari klub Wolves pada Juni 2006, mantan manajer timnas Inggris di Piala Dunia 1998 ini pernah menolak tawaran sebagai manajer timnas Ukraina.

Glenn Hoddle saat menjadi pemain Spurs di tahun 80-an.
Keterangan gambar, Glenn Hoddle saat menjadi pemain Spurs di tahun 80-an.

Selain Hoddle, nama-nama lain yang disebut layak menggantikan Villas-Boas adalah mantan pelatih timnas Inggris, Fabio Capello serta pelatih Swansea, Michael Laudrup.

Dukungan terhadap penunjukan Hoddle sebagai manajer Spurs ditunjukkan mantan ujung tombak timnas Inggris, Gary Lineker.

Dalam akun Twitternya, Lineker menulis: "Sangat senang apabila Glenn Hoddle diberi kesempatan memimpin Spurs. Dia adalah pemain dan pelatih yang brilian."