Posisi Andre Villas-Boas di Tottenham 'terancam'

Andre Villas-Boas
Keterangan gambar, Villas-Boas mengeluarkan dana lebih £100 juta untuk membeli pemain baru.

Posisi Andre Villas-Boas sebagai manajer Tottenham Hotspur terancam menyusul kekalahan telak 6-0 di kandang Manchester City, menurut media Inggris, The Guardian.

Hasil buruk melawan City ini mendorong rumah-rumah taruhan memasang Villas-Boas sebagai manajer di Liga Primer yang akan segera kehilangan jabatan.

Jajaran direktur Tottenham dilaporkan menemui Villas-Boas dan meminta penegasan apakah dirinya masih layak memimpin tim yang bermarkas di London utara tersebut.

Dipertanyakan juga apakah manajer asal Portugal ini akan bisa mengantarkan Tottenham ke posisi empat besar di Liga Primer.

Direktur Daniel Levy dan pemilik klub, Joe Lewis, mulai mempertanyakan kemampuan Villas-Boas sejak Tottenham ditundukan West Ham 3-0 di kandang sendiri di White Hart Lane.

'Masalah berat'

<link type="page"><caption> Kekalahan 6-0 dari City</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131124_city_tottenham.shtml" platform="highweb"/></link> juga bukan dianggap sebagai kasus tunggal.

Masalah yang dihadapi Villas-Boas diyakini lebih berat dari perkiraan awal.

Misalnya soal kegagalan memanfaatkan pemain-pemain baru, terutama Erik Lamela, untuk mendorong penampilan tim.

Villas-Boas membeli Lamela dari Roma senilai hampir £30 juta, dan menjadikannya sebagai pemain Tottenham termahal dalam sejarah.

Pada periode transfer musim panas lalu Tottenham mengeluarkan dana lebih dari £100 juta untuk mendapatkan beberapa pemain baru dan <link type="page"><caption> menjual Gareth Bale</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/09/130911_bale_komentar.shtml" platform="highweb"/></link> ke Real Madrid.

Tottenham saat ini berada di posisi sembilan klasemen Liga Primer, mengumpulkan nilai 20 dari 12 pertandingan.