Jadwal Piala Dunia 2022 digeser, Australia minta ganti rugi

Piala Dunia 2022 akan digelar di Qatar
Keterangan gambar, Qatar mengalahkan empat negara di pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022.

Federasi sepak bola Australia, FFA, akan meminta kompensasi jika FIFA memindahkan jadwal Piala Dunia 2022 di Qatar ke musim dingin.

Koran Inggris The Guardian memberitakan, FFA diyakini akan meminta ganti rugi sebesar US$43 juta atau sekitar Rp480 miliar, setara dengan dana yang dikeluarkan untuk mempersiapkan pencalonan Piala Dunia 2022, termasuk di antaranya anggaran stadion yang dipakai untuk Piala Dunia.

Selain Qatar -yang akhirnya <link type="page"><caption> terpilih sebagai tuan rumah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2011/07/110719_qatar.shtml" platform="highweb"/></link>- Australia juga mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 bersama Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang.

FFA mengatakan pencalonan tersebut didasarkan pada asumsi bahwa Piala Dunia 2022 digelar pada Juni dan Juli ketika belahan Bumi utara mengalami musim panas.

Namun di Qatar suhu udara pada bulan Juni dan Juli bisa mencapai 50 derajat Celcius.

Sikap FIFA

"FIFA semestinya mempertimbangkan kompensasi ke negara-negara (calon tuan rumah) yang telah mengeluarkan dana jutaan dollar untuk menjadi tuan rumah kegiatan olahraga yang dilangsungkan di musim panas," kata Mark Lowy, ketua FFA, dalam pernyataan yang dimuat di situs FFA, hari Selasa (17/09).

Piala Dunia biasanya memang diselenggarakan di musim panas namun suhu udara pada bulan Juni dan Juli di Qatar sangat tinggi dan muncul kekhawatiran akan berdampak buruk terhadap kesehatan para pemain.

Presiden FIFA, Sepp Blatter, telah mengusulkan agar jadwal Piala Dunia 2022 <link type="page"><caption> dipindahkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/07/130718_pialadunia_qatar_musimdingin.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> ke musim dingin</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/07/130718_pialadunia_qatar_musimdingin.shtml" platform="highweb"/></link>.

Para <link type="page"><caption> anggota FIFA sendiri belum satu suara</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/07/130730_ligaprimer_pialadunia_qatar.shtml" platform="highweb"/></link> dan menurut rencana wacana pemindahan jadwal Piala Dunia 2022 akan dibahas dalam pertemuan FIFA bulan Oktober 2013.

Qatar mengatakan mereka <link type="page"><caption> telah menyiapkan berbagai teknologi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2011/03/110324_qatar.shtml" platform="highweb"/></link>, sarana, dan prasarana, yang memungkinkan Piala Dunia bisa diselenggarakan secara nyaman, baik bagi pemain maupun penonton.