Balotelli senang keluar dari Inggris

Penyerang AC Milan Mario Balotelli mengatakan dia merasa senang atas keputusannya meninggalkan Inggris.
Pemain asal Italia tersebut kembali ke negaranya setelah dua setengah musim di Manchester City yang sarat dengan kontroversi.
Balotelli juga membela perilakunya yang nyentrik dengan mengatakan bahwa kecintaannya pada wanita dan mobil cepat adalah hal yang ''normal''.
Dalam sebuah wawancara dengan CNN dia mengatakan: ''Saya sangat bahagia sekarang. Saya bisa santai dan menemukan keleluasaan pribadi lebih dari yang saya terima di Inggris, dimana saya merasa sendiri.''
'Gila'
Balotelli <link type="page"><caption> bergabung dengan AC Milan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/01/130130_balotelli_milan.shtml" platform="highweb"/></link> dari City pada Januari silam dengan nilai transfer mencapai £19 juta, tak lama setelah dia terlibat keributan dengan manajer saat itu Roberto Mancini.
Saat di Inggris, setelah pindah dari Inter Milan, dia terlibat serangkaian kontroversi baik di dalam maupun di luar lapangan.
Tetapi dia mengatakan: ''Sesuatu terjadi di dalam hidup saya, sesuatu yang tak menguntungkan terjadi dan langsung muncul di koran dengan cepat. Tetapi saya tidak melihat apapun yang akan membuat orang berpikir bahwa saya buruk atau gila. Saya seorang pria normal.''
"Ketika Anda menciptakan pencitraan kepada seseorang semacam itu, setelah semua orang berpikir demikian dan jika Anda berbohong tentang itu, semua orang akan berpikir bahwa itu adalah kebenaran. Jadi mungkin itu mengapa mereka berpikir saya gila dan melakukan hal-hal yang gila.''
"Saya tidak peduli. Saya sudah keluar dari Inggris, saya senang keluar dari Inggris. Itu saja.''









