Rogers: tidak mungkin mengaku homo sebagai pesepakbola

Mantan pemain sayap Leeds, Robbie Rogers, mengatakan tidak mungkin mengaku homoseksual bila masih menjadi pemain sepak bola.
Rogers, 25, baru-baru ini mengatakan ia "bergeser" dari sepak bola setelah <link type="page"><caption> mengumumkan bahwa ia adalah homoseksual</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/02/130216_sepakbola_gay_robbie_rogers.shtml" platform="highweb"/></link>, pemain ketiga yang mengaku.
"Dalam sepak bola tidak mungkin untuk mengaku," kata Rogers kepada The Guardian.
"Bayangkan Anda berlatih setiap hari dan disorot?" tambahnya.
Pemain yang lahir di California ini turun 18 kali untuk timnas Amerika Serikat dan keluar dari Leeds Januari lalu.
Bulan Februari lalu, ia mengakui homoseksual dalam pesan yang ia tulis di situs pribadinya.
Bunuh diri pada usia 37 tahun
Ia mengakui bahwa khawatir reaksi rekan satu tim bila mengaku saat masih berkecimpung dalam sepak bola.
"Saya sangat khawatir reaksi rekan-rekan saya. Apakah (bila saya mengaku) mereka akan berubah sikap?"
Pemain asal Amerika ini juga mengakui bahwa ia khawatir atas reaksi pendukung dan media.
"Bila Anda masih bermain, laporannya akan berbunyi, 'pemain bola homo bermain bagus' dan bila bermain buruk disebut, 'Ah pemain gay itu kesulitan karena ia homo'."
Hanya ada dua pemain bola lain yang mengakui mereka homoseksual.
Pada tahun 1990, mantan pemain U-21 Inggris Justin Fasharu adalah pemain profesional pertama di Inggris yang mengaku gay.
Ia bunuh diri delapan tahun kemudian pada usia 37 tahun.









