Bertemu manajer Manchester United, Sir Alex

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, jarang sekali memberikan wawancara khusus dan biasanya jumpa pers menjelang pertandingan merupakan kesempatan satu-satunya untuk bertanya kepadanya.
Dan pertanyaan untuk Sir Alex itupun bisa diajukan bila ada wartawan yang cukup berani.
Saya pertama kali mewawancarai Fergie pada 1999 dan rasanya senang bisa bertemu lagi dengan tokoh yang paling berprestasi dalam sepak bola Inggris ini.
Saya tiba pada pukul 08:15 di tempat latihan Manchester United, Carrington, pada hari Senin (28/01).
Namun Sir Alex datang jauh lebih dulu. Ia biasanya tiba saat hari masih gelap dan merencanakan dengan sangat teliti tentang pertandingan berikutnya.
Pada saat wawancara, ia memastikan bahwa pada saat usia 71 tahun sekalipun, ia berada di tempat latihan setiap hari untuk "mengamati" para bintangnya dan tidak pernah absen sekalipun.
Ia masuk ruangan wawancara tepat pukul 09:00 dan setelah berjabat tangan erat, mengangkat sejumlah pertanyaan, kami sempat berbicara tentang beberapa hal termasuk prestasi petenis Andy Murray.
Rovin van Persie dan Mourinho
Saat berbicara tentang sepak bola, Sir Alex -pelatih asal Skotlandia ini- sangat hangat dan menyenangkan.
Wawancara 15 menit ini sangat berarti terkait pengalamannya dalam 26 tahun terakhir dan visinya tentang masa depan.
Perhatiannya tentang satu hal sangat rinci dan saya bisa lihat matanya bersinar saat berbicara tentang membangun tim yang ia siapkan dalam beberapa tahun ke depan.
Ada beberapa hal menarik yang ia angkat <link type="page"> <caption> tentang Robin van Persie</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/01/130128_rvp_rooney.shtml" platform="highweb"/> </link>, pelatih Real Madrid Jose Mourinho, masa depannya sendiri serta upaya merebut gelar liga Inggris pada musim pertandingan ini.
Kesan yang saya dapat selama pertemuan selama 20 menit dengan Sir Alex adalah kegagalan mempertahankan gelar -yang direbut <link type="page"> <caption> Manchester City</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/02/130204_mancini_mu.shtml" platform="highweb"/> </link> tahun lalu- menyakitkan baginya.
Kekalahan dari Wigan dan seri di Old Trafford saat menghadapi Everton dalam musim pertandingan lalu "tidak cukup bagus", kata Ferguson.
Ferguson bertekad hasil pertandingan seperti itu tidak akan terjadi lagi kali ini.
<italic>Wawancara dengan Alex Ferguson akan ditayangkan di televisi BBC1 pada Sabtu 9 Februari 2013 </italic>









