Pemain Barcelona angkat rasisme di stadion Spanyol

Pemain belakang Barcelona Dani Alves mengatakan teriakan rasis di Spanyol merupakan masalah nasional yang perlu segera diatasi.
Pemain asal Brasil ini ditanya komentarnya dalam jumpa pers menyusul pertandingan Clasico melawan Real Madrid dalam semifinal Piala Raja yang berakhir 1-1 Rabu malam (30/01).
Sejumlah pendukung Madrid menyuarakan teriakan menirukan bunyi monyet dan diarahkan ke Alves dalam pertandingan itu.
Alves mengatakan apa yang dialaminya di stadion Bernabeau juga terjadi di stadion-stadion lain.
"Saya tidak mau meninggalkan lapangan (karena teriakan rasis itu) namun teriakan itu mengganggu saya. Saya rasa ini tidak hanya terjadi di Bernabeu ini saja namun saya hadapi di semua stadion," kata Alves kepada kantor berita AP.
Alves mengatakan ia menyadari sejumlah pihak telah melakukan berbagai upaya menangani rasisme namun masalah ini masih terjadi.
Meniru Inggris
"Saya tahu telah ada sejumlah langkah untuk menangani masalah ini, namun rasisme masih berlangsung. Saya berada di Spanyol selama 10 tahun dan ini terjadi sejak hari pertama," tambahnya.
Ia menyerukan agar ada langkah yang lebih keras dan tidak hanya denda yang dijatuhkan kepada klub-klub yang dianggap tidak melakukan tindakan terhadap pendukung yang mengeluarkan teriakan rasis.
"Klub atau tim harus dikenakan denda...dan langkah lain yang lebih keras," kata Alves.
Ia menyerukan apa yang ia sebut 'langkah drastis' termasuk penalti terhadap klub-klub yang terlibat.
Alves juga menyerukan agar Spanyol mengikuti <link type="page"> <caption> langkah Inggris dalam menangani rasisme</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/12/121221_sanksi_rasialisme.shtml" platform="highweb"/> </link> dalam sepak bola.
Pertandingan kedua semifinal Piala Raja akan diselenggarakan di kandang Barcelona tanggal 27 Februari.
Barcelona menundukkan Real dalam perempat final turnamen yang sama musim pertandingan lalu.









