Andy Murray gemilang ke semi final

Petenis pujaan publik Inggris, Andy Murray, lolos ke semi-final Australia Terbuka untuk keempat kalinya secara berturut-turut kali ini setelah mengandaskan perlawanan petenis Prancis, Jeremy Chardy.
Murray dengan meyakinkan melaju dengan angka kemenangan 6-4 6-1 6-2 dalam kurang dari dua jam di lapangan Rod Laver Arena.
Unggulan ketiga turnamen ini akan menghadapi pemenang tanding antara Roger Federer dan Jo-Wilfried Tsonga yang akan berlangsung malam nanti waktu Melbourne.
Tetapi siapapun yang nanti akan dihadapinya, Murray nampak optimistis.
"Sepanjang menjelang turnamen ini saya main sangat baik. Belum pernah kalah satu set pun, jadi mungkin saya mengharapkan main baik sekali atau bagaimana. Tapi sejauh ini saya berhasil. Saya tak kecewa soal permainan saya."
Chardy, ranking 36 dunia, bukan pemain kacangan. Dia lolos ke perempat final dalam turnamen Grand Slam pertamanya sementara Murray baru bisa mencapai level tersebut ketika telah duduk di ranking 15 dunia. Chardy juga melaju ke perempat final setelah meghempaskan harapan petenis unggulan enam, Juan Martin del Potro di babak ketiga.
Namun Murray tampil meyakinkan dan secara total menang 4-1 dalam sejarah melawan Chardy.
"Hari ini adalah permainan terbaik saya. Saya agak kesulitan beberapa ronde terakhir, tapi lawan sebelumnya (Gilles Simon) cedera jadi tidak terlalu berat karena dia memang kesulitan secara fisik," kata Murray.
Sementara terhadap Chardy, Murray tak lupa melempar pujian.
"Jeremy menjalani turnamen dengan bagus, mengalahkan beberapa pemain top jadi saya harus main tajam dan berhasil mendahului mencetak angka."
Dan Chardy, juga 25 tahun, menyambut pujian ini dengan gembira.
"Saya main cukup baik, tapi Andy memang terlalu tangguh buat saya," kata Chardy.
"Saya pikir saya akan coba macam-macam gaya tapi tak ada peluang. Dia terlalu tangguh. Saya main cukup baik di sini jadi ya tetap senang meski kalah."









