Seamus Coleman teken kontrak di Everton

Seamus Coleman.
Keterangan gambar, Kontrak baru akan membuat Seamus Coleman di Everton hingga musim panas 2018.

Pemain belakang Everton, Seamus Coleman, sudah menandatangani kontrak baru untuk lima setengah tahun mendatang dengan klub tersebut.

Kontrak baru itu akan memastikan pemain Timnas Republik Irlandia itu akan berada di Goodison Park hingga musim 2018.

Pengumuman kontrak baru ini hanya sehari setelah Everton <link type="page"> <caption> dikalahkan Chelsea 1-2</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/12/121230_ligaprimer_everton_chelsea_sepakbola.shtml" platform="highweb"/> </link> di Stadion Goodison Park, yang merupakan kekalahan kandang pertama Everton sejak 14 pertandingan terakhir.

Namun Coleman tidak turun saat melawan Chelsea di <link type="page"> <caption> Liga Primer</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/liga_primer/" platform="highweb"/> </link> dan dua pertandingan sebelumnya karena menderita cedera.

“Saya senang sudah menuntaskannya dan menandatangani kontrak untuk jangka panjang dengan klub seperti Everton merupakan pencapaian besar," tutur Coleman.

Pemain berusia 24 tahun ini direkrut dari Sligo Rovers tahun 2009 dan tampil dalam 85 pertandingan untuk Everton.

Moyes minta maaf

Sementara itu manajer Everton, David Moyes, sudah meminta maaf kepada wasit Howard Webb karena menantang keputusan tidak memberi tendangan bebas kepada Everton pada waktu tambahan ketika dikalahkan Chelsea.

"Pekerjaan wasit itu berat. Saya salah melakukan hal tersebut."

"Saya sudah meminta maaf kepada Howard Webb karena sebaiknya saya tidak sampai masuk lapangan," tambahnya.

Insiden perdebatan antara manajer klub Luga Primer dengan wasit bukan hal yang jarang terjadi.

Sebelumnya, manajer Manchester United, Alex Ferguson, menantang wasit Mike Dean ketika United mengalahkan Newcastle 4-3, Rabu 26 Desember.

Saat itu Ferguson terlihat berdebat panjang karena wasit mengesahkan gol kedua untuk Newcastle pada menit ke-28 namun FA tidak memberikan sanksi kepada Ferguson atas perilakunya itu.