GP Formula 1 Turki mungkin akan dicoret

F1
Keterangan gambar, Lomba balap F1 di Turki untuk tahun 2012 dicoret setelah muncul sengketa soal pembagian keuntungan.

Bos Formula 1, Bernie Ecclestone, mengisyaratkan Grand Prix Turki kemungkinan besar tidak bisa digelar tahun depan.

Dalam kalender untuk musim balap 2013, otorita olahraga balap dunia memasukkan GP Turki, dengan jadwal sementara 21 Juli, sehingga akan ada 20 lomba untuk tahun depan.

Namun ada masalah pendanaan di GP ini dan bila persoalan dana tidak juga terselesaikan, ada kemungkinan GP di Istanbul tersebut dicoret.

"Posisi saat ini adalah, saya kira jumlah lomba tahun depan adalah 19. Dan itu tidak akan menjadi masalah bagi Formula 1," kata Ecclestone.

Prospek menggelar lomba F1 di Turki menjadi tidak menentu setelah Kementerian Olahraga Turki menolak mengucurkan dana operasional.

Menteri Olahraga Suat Kilic mengatakan, "Kalau Turki ingin menggelar Formula 1, maka yang harus menanggung biaya adalah pihak swasta."

Tidak ada keuntungan

Kilic mengungkapkan pemerintah mengeluarkan dana US$13,5 juta per tahun untuk membantu menyelenggarakan lomba balap F1.

"Pemerintah tidak mendapatkan penerimaan apapun. Semua pemasukan diambil oleh penyelenggara. Tidak ada keuntungan yang diperoleh negara dari penyelenggaraan ini," papar Menteri Kilic.

Ia menambahkan pemerintah telah berkorban untuk mendatangkan F1 ke Turki dan pendekatan seperti ini tidak bisa lagi dilanjutkan.

Panitia di Turki telah berjanji akan berupaya sekuat tenaga agar jadwal lomba pada 21 Juli tidak dicoret dari kalender F1 untuk 2013 dan untuk tahun-tahun berikutnya.

GP F1 Istanbul pada tahun ini juga tidak bisa digelar karena muncul sengketa mengenai pembagian keuntungan antara Ecclestone dan panitia lokal.