Piala Eropa akan diselenggarakan di banyak negara

Italia, Spanyol, Piala Eropa 2012
Keterangan gambar, Timnas Italia dan Spanyol dalam final Piala Eropa 2012 yang dimenangkan Spanyol.

UEFA mengumumkan Piala Eropa 2020 akan diselenggarakan di sejumlah negara.

Pertandingan Piala Eropa selama ini diselenggarakan di satu atau dua negara dalam turnamen yang berlangsung setiap empat tahun.

Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, telah mengajukan stadion Wembley, London, sebagai salah satu kemungkinan tempat penyelenggaraan.

Komite eksekutif UEFA mengambil keputusan itu dalam pertemuan di Lausanne, Swiss, Kamis sore (06/12).

"Piala UEFA 2020 akan diselenggarakan di sejumlah tempat, di berbagai kota besar... Gagasan ini diajukan oleh Presiden UEFA Michel Platini..." kata sekretaris jendral UEFA Gianni Infantino.

"Tanggapannya sangat positif dari seluruh asosiasi," tambahnya.

Lebih murah

Infantino memastikan hanya Turki, yang pada awalnya mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Eropa 2020, menentang keputusan itu.

Turnamen Piala Eropa berikutnya akan diselenggarakan di Prancis tahun 2016 dan diikuti 24 negara, lebih banyak dibanding turnamen tahun 2012 yang hanya melibatkan16 negara.

Infantino menyatakan proses pengajuan tuan rumah akan dimulai bulan Maret tahun depan dan keputusan akan diumumkan tahun 2014.

Platini, yang memenangkan Piala Eropa tahun 1984 dengan timnas Prancis, mengatakan berdasarkan rencananya itu biaya penyelenggaraan akan berkurang banyak karena ditanggung bersama.

Biaya tinggi melebihi perkiraan sebelumnya sempat menimbulkan masalah pada Piala Eropa 2012 yang diselenggarakan bersama oleh Polandia dan Ukraina.

"Akan jauh lebih mudah secara finansial untuk semua negara," kata Platini bulan Juni lalu.

"Bila perlu dibangun bandara atau 10 stadion di satu negara, ini akan lebih mudah karena perlu satu stadion untuk satu kota penyelenggara, tambahnya.