Fabregas: Italia memiliki pemain 'spesial'

Sumber gambar, AFP
Dua hari menjelang laga final Piala Eropa 2012, pemain tengah Spanyol Cesc Fabregas meminta rekan-rekannya untuk mewaspadai ancaman sejumlah pemain Italia yang disebutnya masuk kategori 'spesial'.
Secara khusus pemain Barcelona ini menyebut Italia ditaburi pemain-pemain hebat yang beroperasi di depan dan lapangan tengah.
Di barisan depan pasukan Azzuri, Fabregas menyebut sosok Mario Balotelli dan Antonio Cassano.
Kehadiran dua pemain yang punya tipikal beda ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pemain depan Italia "memiliki penyerang yang bervariasi".
"Balotelli memiliki kekuatan di atas rata-rata, sementara Cassano adalah tipe pemain yang cerdik," katanya, menganalisa.
Untuk barisan pemain tengah Italia, mantan pemain Arsenal ini menganggap kehadiran Andrea Pirlo dan Claudio Marchisio menyulitkan para pemain tengah yang menjadi lawannya.
Sosok Pirlo

Sumber gambar, Getty
"Mereka memiliki pemain spesial seperti (Claudio) Marchisio dan (Andrea) Pirlo, yang akan menyulitkan gelandang manapun di turnamen besar ini," ungkap Fabregas, yang juga dikenal sebagai pemain yang banyak beroperasi di lapangan tengah.
Dalam babak penyisihan, Spanyol pernah merasakan langsung bagaimana Pirlo dan pemain tengahnya merepotkan pertahanan mereka.
Mereka tertinggal dulu 1-0 melalui gol Antonio Di Natale, sebelum akhirnya Fabregas melalui golnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Italia merupakan satu-satunya tim yang berhasil mencetak gol ke gawang Spanyol dijaga Cassilas.
Fabregas tidak memungkiri pula kekuatan pemain-pemain belakang calon lawannya itu. "Para pemain belakangnya sangat berpengalaman," katanya seraya menyebut nama kiper veteran Gianluigi Buffon.
Dan secara keseluruhan, dia menggambarkan anak asuhan pelatih Ceare Prandelli itu memilki mental bertanding yang luar biasa. "Sangat kompetitif," tandasnya.
Walaupun demikian, Fabregas mengaku tidak gentar terhadap atribut 'spesial' yang dia berikan kepada beberapa pemain Italia.
Faktor Iniesta
Dia juga tidak terlalu dipusingkan soal polemik pilihan strategi pelatih Spanyol Del Bosque yang cenderung 'mengosongkan' pemain depan dalam skema permainan Spanyol.

Sumber gambar, AFP
Hal ini dia tekankan, karena kehadiran sosok gelandang menyerang Andres Iniesta yang serba bisa.
Apalagi, "penampilan Andres makin baik dari pertandingan ke pertandingan berikutnya," kata Fabregas.
Dia mengakui kehadiran Iniesta berdampak besar terhadap gaya permainan timnas Spanyol.
"Kehadirannya memiliki dampak besar terhadap gaya kita bermain," tegasnya.
"Dia kreatif, dia mampu memainkan bola secara brilian, mampu mencetak gol sekalgus mengumpan. Andres adalah sumber keyakinan kita..." jelas Fabregas.









