Tokyo calonkan diri gelar Olimpiade 2020

shintaro ishihara

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Ishihara mengatakan Tokyo akan membangun berbagai fasilitas baru untuk Olimpiade 2020

Komite Olimpiade Jepang hari Sabtu (16/7) resmi mengumumkan bahwa Tokyo akan mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.

Presiden Komite Olimpiade Jepang Tsunekazu Takeda mengatakan Jepang ingin menjadikan pesta olahraga ini sebagai smbol pemulihan dari bencana gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan sebagian besar wilayah Jepang timur laut pada Maret lalu.

"Jepang harus pulih dari gempa bumi hebat ini," kata Takeda. "Kami ingin olimpiade menjadi simbol pemulihan tersebut," tambahnya.

Gubernur Tokyo Shintaro Ishihara mengatakan pihaknya optimistis menang dalam persaingan untuk menjadi tuan rumah.

"Tidak ada gunanya bersaing dengan kota-kota lain kalau kami tidak yakin akan menang," kata Ishihara.

Ia mengatakan pemerintah akan membangun berbagai fasilitas yang diperlukan untuk menggelar olimpiade.

Berpengalaman

Presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge yang hadir di acara ini mengatakan senang Tokyo berminat menjadi tuan rumah.

Ia mengatakan Jepang berpengalaman menggelar acara olahraga bertaraf internasional.

Tokyo menggelar Olimpiade 1964 dan kalah dalam persaingan untuk menggelar Olimpiade 2016 yang dimenangkan Rio de Janeiro.

Takeda mengatakan melalui Olimpiade 1964 Jepang menunjukkan kepada dunia bahwa Jepang telah pulih dari kekalahan yang dialami di Perang Dunia II.

"Dan warisan olimpiade tersebut antara lain adalah mendorong percepatan industri Jepang," kata Takeda.

Selain Tokyo, Roma da Madrid juga telah menyatakan kesediaan menggelar Olimpiade 2020.

Istanbul dan Doha dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk mencalonkan diri menjadi tuan rumah.

Kota-kota yang berminat menjadi tuan rumah harus memasukkan kesediaan mereka paling lambat 1 September 2011 dan pemenang akan dipilih dan diumumkan di Buenos Aires, Argentina, pada September 2013.