Cina luncurkan liga sepakbola

Sumber gambar, AP
- Penulis, Helen Lumban Gaol
- Peranan, BBC Indonesia
Liga Super Cina akhir pekan ini akan memulai musim pertandingan tanpa sponsor utama maupun penjualan hak siar TV untuk mencegah korupsi besar-besaran.
Dugaan korupsi terbaru muncul beberapa hari lalu, berupa pengaturan hasil pertandingan dan suap.
Media nasional melaporkan tiga mantan atlit mengaku telah mengatur hasil pertandingan selama beberapa tahun dengan imbalan uang besar.
Ketiganya termasuk dalam puluhan pejabat sepakbola yag ditangkap tahun lalu karena dugaan korupsi.
Sepakbola amat poluler di Cina, dan sekaligus pula judi sepakbola yang diduga berada di belakang korupsi dan suap di Liga Super.
Duel klub besar
Diantara pertandingan babak pertama yang ditunggu-tunggu adalah duel antara Guangzhou Evergrande yang dikenal banyak uang dan juara liga empat kali Dalian Shide.
Duel dua klub ini akan berlangsung setelah upacara pembukaan yang berlangsung Sabtu malam di Guangzhou Tianhe Sports Center.
Guangzhou Evergrande yang pernah diturunkan ke Liga Satu tahun 2010 karena skandal pengaturan hasil pertandinngan dan kembali ke Liga Super setelah menjadi juara Liga Satu, tampaknya ingin sekali mengalahkan saingannya dengan merekrut pemain-pemain handal.
Klub ini menghabiskan sekitar US$18 juta untuk menyusun tim yang berisi pemain-pemain bintang.
Klub kaya yang disponsori oleh Guangzhou Evergrande Estate Group juga mengiming-imingi pemainnya dengan bonus. Kalau menang, masing-masing pemain akan dapat US$750 ribu, kalau bermain seri US$150 ribu.
Liga Super Cina akan dibagi ke lima bagian, dari pembukaan hingga tanggal 30 Mei, lalu 11 Juni hingga 14 Juli, 30 Juli hingga 21 Agustus, 10-28 September dan 15 Oktober hingga 2 November.
Panitia sengaja memecah jadwal agar tidak tabrakan dengan pertandingan babak penyisihan Piala Dunia dan Olimpiade.









