Ajang pembuktian bagi Alan Pardew

Ujian berat langsung tersaji bagi Alan Pardew, manajer baru Newcastle United. Penunjukan Pardew untuk menggantikan Chris Hughton memang layaknya perjudian bagi sang pemilik klub Mike Ashley. Sabtu (11/12), Newcastle United harus menjamu Liverpool yang belakangan penampilannya semakin membaik.
Fans The Magpies kemungkinan besar akan mempertanyakan pilihan ini apalagi Hughton dianggap berjasa membawa kembali Andy Carroll dkk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Inggris setelah musim lalu menjuarai kompetisi Championship dengan meraih 102 nilai di klasemen akhir.
Dan Hughton mengawali musim ini juga dengan gemilang, termasuk dengan mengalahkan The Gunners Arsenal.
Dengan fakta ini, maka Pardew yang adalah manajer kedelapan The Magpies sejak 2006 harus membuktikan kepada fans dan pemainnya bahwa dia adalah orang yang tepat menggantikan Hughton. Dan salah satu cara membuktikan kepantasan itu adalah dengan mengalahkan Liverpool.
Namun, keberuntungan Hughton nampaknya sedang buruk belakangan ini. Setelah Newcastle menelan lima kali kekalahan beruntun maka kondisi itu cukup bagi Ashley untuk mendepak Hughtin dan menggantikannya dengan Pardew yang "secara manajerial lebih berpengalaman."
Memang, dari sisi pengalaman Pardew bisa dikatakan cukup kawakan dengan resume mengawal 500 pertandingan di kantungnya. Namun, fakta lain mengatakan dia tidak berhasil ketika menangani Charlton dan Southampton.
Prestasi terbaik Pardew adalah membawa West Ham ke final FA Cup 2006 menghadapi Liverpool yang kemudian menjadi juara. Uniknya, pertandingan terakhir Pardew di Liga Primer juga menghadapi Liverpool. Saat itu, dia menangani Charlton bertandang ke Anfield di pertandingan terakhir musim 2006/2007. Pertandingan itu berakhir 2-2 namun beberapa hari sebelumnya Charlton sudah dipastikan terdegradasi.
Banjir cedera

Nah, kini Pardew kembali menghadapi Liverpool yang penampilannya mulai membaik belakangan ini. Apalagi, kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aston Villa pekan lalu semakin mempertebal kepercayaan diri Fernando Torres dan kawan-kawan.
Tak hanya itu, kepercayaan fans kepada kemampuan Roy Hodgson juga semakin tinggi.
Dalam pertandingan penting ini, sayangnya Pardew justru kehilangan beberapa pemain penting seperti kapten Kevin Nolan yang masih mengalami cedera pergelangan kaki. Tak hanya itu, Pardew juga harus kehilangan bek tengah Fabricio Coloccini dan Mike Williamson akibat akumulasi kartu.
Tetapi Pardew kembali bisa memainkan penjaga gawang utama Steve Harper yang sempat cedera dan juga menurunkan kembali Joey barton di lini tengah setelah menjalani hukuman.
Sementara itu, Liverpool kembali harus kehilangan sang kapten Steven Gerrard dan pemain belakang Daniel Aggel akibat cedera. Lini belakanga The Reds juga dipastikan tanpa Jamie Carragher yang absen hingga beberapa bulan ke depan.
Sehingga di lini belakang, Hodgson akan kembali memainkan kombinasi Sotirios Kyrgiakos dan Martin Skrtel yang sejauh ini cukup menjanjikan.
Di lini depan, Liverpool kembali diperkuat Torres yang pekan lalu absen karena harus menunggui kelahiran anak keduanya. Diharapkan kehadiran sang bayi, bisa menambah semangat Torres mencetak banyak gol ke gawang Newcastle.
Data dan fakta

Liverpool memenangkan empat pertandingan terakhirnya melawan Newcastle United dan menceploskan total 14 gol. Dalam kunjungan terakhir ke St James' Park pada Desember 2008, Liverpool unggul 5-1.
Sementara itu, Newcastle menderita tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhirnya melawan Liverpool. Satu-satunya kemenangan diperoleh di kandang pada Februari 2007 dengan skor 2-1.
Catatan tandang Liverpool sayangnya tidak begitu bagus. Mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dari 17 kali pertandingan tandang. Namun, ternyata catatan kandang Newcastle juga tak terlalu menggembirakan yaitu baru mengoleksi nilai sembilan. Catatan ini hanya satu poin lebih bagus dari Blackpool yang memiliki rekor tandang terburuk dengan hanya delapan angka.
Dengan data tersebut, kemungkinan besar pertandingan akan berakhir imbang.









