Maradona ingin kembali latih Argentina

maradona
Keterangan gambar, Maradona diberhentikan setelah Argentina kalah 0-4 dari Jerman

Diego Maradona mengatakan ingin kembali melatih Argentina dan bersedia merombak tim asisten yang selama ini banyak dikritik.

Posisinya sebagai pelatih timnas Argentina hanya bertahan 20 bulan menyusul kekalahan 0-4 dari Jerman di babak perempat final Piala Dunia.

Asosiasi sepak bola Argentina (AFA) mengatakan Maradona bisa tetap menjabat sebagai pelatih timnas dengan syarat ada penyegaran di jajaran tim asisten.

Namun Maradona menolak permintaan ini yang membuat AFA tidak memperpanjang kontrak Maradona.

"Saya bersedia menyerahkan nyawa saya untuk menjadi pelatih timnas," kata Maradona yang sekarang berusia 49 tahun.

"Saya ingin kembali mengasuh timnas. Saya ingin melakukan pembalasan."

Julio Batista

Namun AFA telah menunjuk Sergio Batista sebagai pelatih sementara dan mantan pemain tengah ini disebut-sebut akan diangkat menjadi pelatih tetap.

Agustus lalu presiden AFA Julio Grondona mengatakan akan ada masalah besar bila Batista tidak ditunjuk untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Maradona.

Di bawah asuhan Batisa Argentina menang 1-0 atas Republik Irlandia dan menang 4-1 atas Spanyol, yang menjuarai Piala Dunia Juli lalu.

Batista, rekan Maradona di tim Argentina yang menjuarai Piala Dunia 1986 di Meksiko mendapat dukungan sejumlah pemain kunci, termasuk bintang Barcelona Lionel Messi.

Selain ingin kembali mengasuh timnas Argentina, Maradona juga tertarik melatih Meksiko dan Portugal.

Namun sepertinya peluang untuk menjadi pelatih di kedua negara itu kecil.

"Meksiko mengatakan tidak menginginkan saya sementara sejauh ini tidak ada kabar dari Portugal," kata Maradona.