You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Liverpool maju ke final Liga Champions meski dikalahkan AS Roma 2-4
Liverpool akan bertemu Real Madrid di final Liga Champions setelah unggul agregat gol 7-6 atas lawannya AS Roma dalam semifinal leg kedua yang berjalan ketat.
Dalam laga semifinal leg kedua di Stadion Olimpiade di kota Roma, Kamis dini hari WIB (03/05), Liverpool ditundukkan 2-4 oleh AS Roma, tetapi tim tuan rumah tetap gagal ke partai final.
Liverpool unggul agregat gol 7-6, karena pada laga leg pertama yang digelar di kandangnya, mereka mengungguli AS Roma 5-2.
Di partai puncak pada 26 Mei nanti di Kyiv, Ukraina, Liverpool akan bertemu Real Madrid yang mengungguli Bayern Muenchen dengan agregat 4-3.
Pertandingan berlangsung ketat, dan semenjak laga dimulai, AS Roma -yang harus menang dengan agregat gol lebih besar- mengambil inisiatif menyerang.
Tim tuan rumah memanfaatkan serangan melalui sayap. Dua pemainnya, Patrik Schik dan Stepham El Shaarawy, memanfatkan lebarnya lapangan dan memberikan umpan panjang ke ujung tombaknya, Edin Dzeko.
Walaupun ada beberapa peluang, Liverpool memanfaatkan serangan balik akibat kesalahan gelandang Roma, yang kemudian membuahkan gol pada menit kesembilan melalui kaki Sadio Mane.
Sekitar enam menit kemudian, tuan rumah menyamakan kedudukan akibat gol bunuh diri James Milner.
Tapi, Liverpool kembali unggul pada menit ke-26 setelah sundulan Georginio Wijnaldum gagal ditepis kiper Ramses Becker.
Laga babak kedua
Pada babak kedua, persisnya pada menit ke-51, Roma menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah Dzeko melepaskan tembakan keras hasil muntahan tendangan El Shaarawy.
Beberapa peluang gagal dituntaskan pemain depan AS Roma, dan hal serupa juga dilakukan para pemain tim tamu.
Pada menit ke-86, Roma menambah gol menjadi 3-2 setelah pemain blasteran Indonesia-Belgia, Nainggolan, menjebol gawang Liverpool.
Tendangan penalti Nainggolan di menit-menit akhir membuat AS Roma unggul 4-2, tetapi tidak cukup untuk mengantar AS Roma maju ke final.
Mereka kalah agregat gol dari Liverpol 6-7 karena di laga semifinal leg pertama AS Roma kalah 5-2.