Penggusuran pasar ikan Luar Batang sempat diwarnai kericuhan

Sumber gambar, EPA
Pasar Ikan Luar Batang di Jakarta Utara yang digusur untuk mencegah rob telah dibongkar walaupun sempat mendapatkan tentangan dari warga setempat.
Sekitar 4.000 personel, gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI dan Satpol PP dikerahkan ke daerah Luar Batang, lengkap dengan meriam air untuk mengantisipasi bentrok dengan warga.

Sumber gambar, Reuters
Sejumlah laporan menyebutkan sekitar ratusan keluarga di sekitar 500 rumah akan direlokasi ke rumah susun, juga di daerah Jakarta Utara.

Sumber gambar, Reuters
Warga berupaya menghalangi petugas yang akan menghancurkan rumah-rumah yang disebutkan Pemerintah DKI Jakarta ilegal.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan kawasan ini sebelumnya berfungsi sebagai pasar pada masa penjajahan Belanda dan menjadi permukiman penduduk ilegal pada tahun 1960-an sampai 1970-an.

Sumber gambar, EPA
Sempat terjadi dorong-mendorong antara warga yang menolak bangunan dibongkar dengan aparat.

Sumber gambar, AP
Warga di seputar menyaksikan jalannya pembongkaran kawasan Pasar Ikan Luar Batang ini.
Gubernur DKI Jakarta mengatakan warga tinggal di bekas bangunan pasar yang sertifikatnya dimiliki oleh Badan Usaha Milik Daerah, DKI, PD Pasar Jaya.

Sumber gambar, EPA
Warga menghalangi petugas yang melakukan pembongkaran.

Sumber gambar, EPA
Sejumlah warga meneriakkan petugas dengan takbir dan juga zikir.

Sumber gambar, AP
Warga membawa barang-barang mereka keluar dari rumah mereka.

Sumber gambar, Reuters
Seorang ayah menggendong anaknya melewati bekas pasar ikan yang akhirnya rata dengan tanah setelah dibongkar dengan menggunakan alat-alat berat.
Kawasan ini juga akan dijadikan wisata bahari dan memperkuat tanggul penghalau pasang laut atau rob.









