Ukraina sepakati amnesti pengunjuk rasa

Sumber gambar, AFP
Parlemen Ukraina menyetujui rancangan undang-undang yang memberikan pengampunan bagi warga yang ditahan dalam aksi protes antipemerintah selama berminggu-minggu terakhir.
Dalam undang-undang ini disebutkan bahwa pengunjuk rasa harus membongkar barikade yang mereka dirikan di Kiev pusat.
Mereka juga harus membuka jalan-jalan dan alun-alun di seluruh Ukraina yang mereka duduki, kecuali di tempat-tempat demontrasi yang berjalan damai.
Undang-undang baru mengharuskan pemrotes meninggalkan gedung-gedung pemerintah dalam waktu 15 hari ke depan, yang selama ini mereka duduki.
Namun partai-partai oposisi menolak mendukung peraturan baru ini dan kelompok-kelompok pengunjuk rasa menolak tegas syarat-syarat yang dicantumkan dalam produk hukum itu.
Undang-undang baru dimaksudkan untuk mengakhiri kekacauan di Ukraina. Pengunjuk rasa menuntut Presiden Viktor Yanukovych mundur dan menuntut pemilihan umum baru.
Perdana Menteri Mykola Azarov dan seluruh anggota<link type="page"><caption> kabinet mengundurkan diri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140128_ukraina_pemerintah_pm_mundur.shtml" platform="highweb"/></link> Selasa lalu (28/01) yang disebutkan untuk menciptakan kompromi sosial dan politik di tengah aksi unjuk rasa.





