Nobel Fisika dianugerahkan kepada tiga ilmuwan asal Inggris

Sumber gambar, Anders Wiklund
Penghargaan Nobel Fisika untuk tahun 2016 dianugerahkan kepada tiga ilmuwan kelahiran Inggris karena temuan mereka tentang bentuk aneh dari zat.
David Thouless, Duncan Haldane, dan Michael Kosterlitz, akan membagi hadiah senilai 8 juta kronor atau sekitar Rp9,5 miliar.
Pengumuman disampaikan dalam konferensi pers di Swedia, Selasa (04/10), oleh Komite Nobel, yang mengatakan ketiga ilmuwan telah membantu dalam 'membuka pintu ke dunia yang tidak diketahui'.
- <link type="page"><caption> Ahli biologi Jepang Yoshinori Ohsumi terima Nobel Kedokteran</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/10/161003_majalah_nobel_kedokteran" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Nobel kedokteran untuk penyakit parasit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151005_majalah_nobel_kedokteran" platform="highweb"/></link>
Jika zat amat dingin atau rata sepenuhnya, maka para ilmuwan melihat perilaku yang tidak biasa dari atom-atomnya.

Sumber gambar, Reuters
Fenomena ini melengkapi tahapan zat yang sudah dikenal meluas, seperti ketika benda berubah dari padat menjadi cairan dan gas.
Temuan ketiga ilmuwan peraih Nobel Fisika 2016 ini telah membantu ilmuwan-ilmuwan lain dalam merancang materi yang baru.
Pekerjaan lama, penerapan baru
Ketika mendengar berita tentang kemenangannya, Prof Haldane berkomentar, "Saya amat terkejut dan amat senang."
"Pekerjaan itu sudah sejak lama namun baru sekarang ada sejumlah temuan yang besar yang didasarkan pada pekerjaan awal, yang sudah diperluas."
Ketiga ilmuwan menggunakan matematika dalam menjelaskan dampak fisik yang aneh dalam bentuk zat yang tidak biasa, seperti superkonduktor, superfluid, dan magnetik film yang tipis.
- <link type="page"><caption> Proses transisi demokrasi meraih Nobel Perdamaian</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151009_majalah_nobel_perdamaian" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Takaaki Kajita dan Arthur McDonald raih Nobel Fisika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151006_majalah_nobel_fisika" platform="highweb"/></link>
Walau Thouless, Haldane, dan Kosterlitz lahir di Inggris, ketiganya kini tinggal dan bekerja di Amerika Serikat.

Sumber gambar, AFP
David Thouless lahir tahun 1934 di Bearsden dan merupakan profesor emeritus di Universitas Washington.
Duncan Haldane kelahiran London tahun 1951 yang menjadi profesor di Universitas Princeton.
Sedangkan Michael Kosterlitz lahir tahun 1942 di Aberdeen dan bekerja di Universitas Brown.
Sehari sebelumnya, Komite Nobel menganugerahkan Nobel Kedokteran kepada ahli biologi dari Jepang, Yoshinori Ohsumi, yang dianggap berjasa atas penemuannya tentang degradasi dan daur ulang sel dalam proses yang disebut sebagai autofagi.
Adapun pengumuman pemenang bidang kimia, sastra, dan perdamaian masih ditunggu.









