Perempuan Inggris 'mendapat tekanan' untuk tampil sempurna

Sumber gambar, THINKSTOCK
- Penulis, Judith Burns
- Peranan, Wartawan Pendidikan BBC
Perempuan muda di Inggris semakin tidak yakin dengan penampilan mereka dibanding lima tahun lalu, menurut survei Girlguiding, sebuah lembaga pegiat anak perempuan di Inggris.
Hanya 61% dari 1.627 perempuan berusia tujuh hingga 21 tahun -dalam survei tahun 2016- merasa senang dengan tubuh mereka, turun dari 73% pada tahun 2011
Survei berjudul Girls' Attitude atau Sikap Perempuan Muda ini juga menemukan bahwa anak perempuan yang berusia tujuh tahun sudah menghadapi 'tekanan kuat dan yang tidak bisa terima agar penampilan mereka sempurna'.
- <link type="page"><caption> Kate McWilliams salah satu kapten perempuan termuda di dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160926_majalah_kapten_termuda" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Benarkah bocah perempuan Inggris tidak bahagia dengan hidupnya?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160831_majalah_derita_gadis_inggris" platform="highweb"/></link>
Direktur Girlguiding, Becky Hewitt, menyebut dampaknya mengejutkan.
"Anak-anak perempuan mengatakan kepada kami agar berhenti menilai mereka berdasarkan penampilan."

Sumber gambar, Girlguiding
Hewitt menegaskan bahwa dalam upaya pemberdayaan perempuan, anak-anak perempuan menjadi inspirasi bagi lembaganya dengan keberanian, kebaikan, dan hasrat petualang mereka.
"Kami meminta semua orang untuk memperlihatkan bahwa anak perempuan dinilai berdasarkan siapa mereka, bukan seperti apa penampilannya," tegas Hewitt.
Temuan di kalangan tujuh hingga 10 tahun (559 responden)
- 36% merasa hal yang paling penting tentang mereka adalah penampilan
- 38% merasa tidak cukup cantik
- 35% sepakat bahwa perempuan dinilai lebih banyak berdasarkan penampilan
Temuan di kalangan 11 hingga 21 tahun (1.000 responden)
- 80% merasa penampilan merupakan hal yang paling penting tentang mereka
- 66% merasa tidak cukup cantik
- 93% sepakat bahwa perempuan dinilai lebih banyak berdasarkan penampilan
- 47% yakin penampilan mengekang diri mereka dalam banyak kesempatan
- 61% merasa ada kebutuhan untuk sempurna

Sumber gambar, Getty
Secara umum para responden juga berpendapat kurangnya keyakinan akan tubuh bukan hanya membuat mereka tidak mengenakan pakaian tertentu atau tidak mau difoto namun juga mencegah mereka untuk berolahraga atau berbicara di depan kelas dan bersosialisasi.
"Saya kira lebih banyak anak perempuan dinilai berdasarkan penampilan dibanding anak laki-laki," kata Lyra, yang berusia 10 tahun, kepada peneliti.
"Saya kira tidak adil jika pria mendapat perlakuan yang berbeda dari perempuan. Anda harus memperlakukan semua orang sama."
- <link type="page"><caption> Dua pertiga perempuan Inggris 'dilecehkan'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160308_majalah_perempuan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Meningkat pesat penonton liga perempuan Inggris</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150713_olahraga_perempuan" platform="highweb"/></link>
Seorang responden muda lainnya, meminta agar perempuan tidak dinilai berdasarkan tubuh mereka dan didorong 'merasa buruk tentang diri sendiri'
Liddy Buswell, pemimpin pramuka perempuan yang berusia 18 tahun, mengatakan dia awalnya juga menghadapi masalah yang sama.
"Tidak boleh ada perempuan yang khawatir tentang bagaimana dia terlihat," tegas Buswell.
Survei dilakukan untuk Girlguiding oleh lembaga Childwise antara Maret hingga Mei tahun ini dengan responden anak perempuan dan perempuan muda dari berbagai wilayah Inggris.










