Dua pertiga perempuan Inggris 'dilecehkan'

Perempuan di London

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Lebih dari seperempat responden di bawah 16 tahun mendapat perhatian seksual yang tidak diinginkan.

Hampir dua pertiga perempuan di Inggris mendapat perhatian seksual yang tidak diinginkan di tempat umum, seperti terungkap dalam sebuah survei.

Dari 889 perempuan yang diajukan pertanyaan, 64% mengatakan mereka pernah mengalami bentuk-bentuk pelecehan seksual dan 35% mengaku menderita 'sentuhan seksual yang tidak diinginkan'.

Survei ini dilakukan YouGov atas permintaan lembaga pegiat Koalisi Menghentikan Kekerasan atas Perempuan.

Sarah Green, direktur koalisi, mengatakan 'pelecehan seksual' merupakan pengalaman sehari-hari di Inggris.

  • <link type="page"><caption> Seksisme banyak ditemukan dalam buku pelajaran</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160308_majalah_perempuan_buku" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> ILO: Pekerja perempuan masih alami diskriminasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160308_dunia_pekerja_perempuan" platform="highweb"/></link>

Di kalangan perempuan yang menghadapi perhatian seksual yang tidak diinginkan, lebih dari seperempatnya berusia di bawah 16 tahun -yang pertama kali mengalaminya- dan lebih dari 75% di bawah 21 tahun.

Sementara dari 106 perempuan yang berusia 18-24 tahun, sekitar 65% mengaku mengalami perhatian yang tidak diinginkan di depan umum dan 45% menderita sentuhan seks yang tidak diinginkan.

Perhatian seksual yang tidak diinginkan itu mencakup 'siulan nakal', komentar seksual, tatapan tajam, dan memperlihatkan bagian tubuh yang tidak santun.

Survei juga menemukan 63% responden mengatakan tidak merasa 'aman' di tempat umum dibanding 45% laki-laki yang juga ditanyai dalam survei.

Para perempuan yang memberikan pendapat di survei mengharapkan agar polisi diperbanyak (53%), lampu jalanan yang lebih baik (38%) dan lebih banyak staf di angkutan umum (38%).