'Ledakan mesin cuci' Samsung diselidiki

Sumber gambar, Getty
Samsung memastikan sedang melakukan perundingan dengan badan perlindungan hak konsumen Amerika Serikat setelah diajukan gugatan terhadap perusahaan itu terkait mesin cuci "yang meledak".
Consumer Product Safety Commission (CPSC) memperingatkan adanya sejumlah masalah dengan sejumlah mesin kapasitas besar buatan Samsung.
- <link type="page"><caption> Samsung tunda lagi penjualan Galaxy Note 7</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160926_majalah_samsung_penjualan_kembali" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Samsung Galaxy Note 7 bisa dipakai lagi minggu depan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160913_majalah_samsung_galaxy" platform="highweb"/></link>
Hal ini terjadi setelah sebuah perusahaan hukum AS menuntut perusahaan Korea Selatan itu, dengan menyatakan masalah tersebut menimbulkan cedera atau kerusakan.
Baik Samsung maupun CPSC menyatakan sejumlah mesin cuci kapasitas besar tertentu dari bulan Maret 2011 sampai April 2016 mengalami cacat ini.

Sumber gambar, Ariel Gonzalez
"Dalam sejumlah kasus langka, unit bermasalah kemungkinan mengalami getaran tidak biasa yang menimbulkan risiko cedera pribadi atau kerusakan properti ketika mencuci barang yang tebal atau tahan air," kata Samsung di situs internet.
Perusahaan tersebut meminta konsumen pemilik model mesin cuci ini untuk menggunakan pencuci halus berkecepatan rendah ketika mencuci barang-barang seperti itu.
Samsung tidak menyebutkan nama modelnya, tetapi mengizinkan konsumen untuk memasukkan nomor seri guna memeriksa apakah mesinnya termasuk model yang cacat.
- <link type="page"><caption> Garuda larang penumpangnya operasikan Galaxy Note 7</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160911_indonesia_garuda_larang_samsunggalaxy" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Penjualan Samsung Galaxy Note 7 ditunda</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160902_majalah_samsung_galaxy" platform="highweb"/></link>
Perusahaan tersebut juga menghadapi tuntutan sebuah perusahaan hukum Amerika yang menduga sebagian dari "mesin cuci kapasitas besar meledak di rumah pemilik," menyebabkan cedera dan kerusakan, menurut seorang pengacara Jason Lichtman.
Masalah mesin cuci cacat terjadi setelah Samsung harus menarik telepon pintar andalannya Galaxy Note 7 dari pasar dunia.
Perusahaan tersebut mendesak 2,5 juta telepon dikembalikan karena baterai cacat yang telah menyebabkan sejumlah telepon terbakar dan penggunanya melaporkan "komponen yang meledak".









