Dua pilot ditangkap jelang penerbangan Glasgow-New York

United Airlines

Sumber gambar, UNITED AIRLINES

Keterangan gambar, Sebagian dari 141 penumpang sudah masuk pesawat ketika pilot ditangkap.

Dua pilot maskapai United Airlines ditangkap karena dicurigai berada dalam pengaruh alkohol beberapa saat sebelum menerbangkan pesawat dari Bandara Glasgow ke New York.

Sebagian dari 141 penumpang sudah mulai naik pesawat saat polisi menangkap kedua pilot yang sudah berada dalam kokpit.

Pesawat yang dijadwalkan terbang pukul 09.00 waktu setempat itu akhirnya lepas landas pada pukul 19:15 dengan menggunakan awak pesawat pengganti.

Kedua pilot akan dihadirkan pada sidang di Pengadilan Paisley Sheriff pada hari Senin (29/8).

  • <link type="page"><caption> Pilot tersangkut di pohon selama semalam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160816_majalah_jerman_pesawat" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kapten mabuk kandaskan kapal di pelabuhan Jerman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160328_majalah_kapten_mabuk" platform="highweb"/></link>

Maskapai United Airlines mengatakan kedua pilot telah dicoret dari penugasan untuk menerbangkan pesawat sambil menunggu hasil penyelidikan.

Seorang juru bicara maskapai penerbangan itu mengatakan, keselamatan penumpang dan awak pesawat ‘merupakan prioritas tertinggi mereka.’

Kasus serupa terjadi bulan Juli lalu, saat dua pilot berkebangsaan Kanada dihadapkan ke pengadilan setelah ditangkap di Bandara Glasgow karena dicurigai berada dalam pengaruh alkohol.

Kapten Jean-Francois Perreault, 39 tahun, dan Imran Zafar Syed, 37 tahun, saat itu dijadwalkan menerbangkan pesawat Air Transat yang mengangkut 345 penumpang dan sembilan awak.

Mereka dibebaskan dengan jaminan namun perkaranya masih terus diproses di pengadilan.