Murid sekolah Jerman dan pelajar Yahudi ke museum Holokos karena berkelahi

nazi

Sumber gambar, Screenshot

Keterangan gambar, Sekolah Jerman Lanus Oeste German memadukan dua kebudayaan, Argentina dan Jerman.

Sejumlah murid laki-laki sekolah Jerman berkelahi dengan beberapa murid Yahudi di sebuah diskotek di Argentina. Sekarang mereka diharuskan mendatangi museum Holokos bersama-sama di Buenos Aires.

Laporan media Argentina menyatakan perkelahian terjadi di Bariloche, pusat wisata Andes, setelah sejumlah anak lak-laki Sekolah Jerman Lanus Oeste terlihat mengenakan kumis Hitler dan swastika Nazi di tubuh mereka saat pesta kostum.

  • <link type="page"><caption> Argentina selidiki tempat persembunyian Nazi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/03/150323_majalah_nazi_argentina" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Sejarawan kritisi 'kostum Nazi' Dhani</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/06/140625_pengamat_kostum_nazi_dhani" platform="highweb"/></link>

Kepala sekolah Jerman Lanus Oeste, Silvio Fazio, meminta maaf atas kelakuan murid-muridnya. "Para pelajar itu mesti paham bahwa tindakan itu salah dan hal itu tidak boleh terjadi lagi."

Para guru dan orang tua kemudian sepakat mengirim para pelajar ke Museum Holokos di Buenos Aires untuk belajar sejarah.

Sejumlah perwira Nazi yang dituduh melakukan kejahatan perang kabur ke Argentina setelah Perang Dunia II dan dilindungi militer Argentina.

Bariloche, tempat perkelahian para pelajar terjadi, memiliki keterkaitan dengan penjahat perang Nazi. Di kota itu, mantan komandan pasukan Nazi, Erich Priebke, berdomisili usai Perang Dunia. Pada 1995 dia kemudian diekstradisi ke Italia.