Sakit mendadak, pria AS diselamatkan sistem tanpa sopir

Sumber gambar, Reuters
Seorang lelaki yang terserang embolisme paru terselamatkan oleh mobil tanpa sopir yang membawanya ke rumah sakit.
Joshua Neally sedang mengendarai Tesla Model X pulang dari kantornya di kota AS Springfield, Missouri, ke kota Branson.
Tapi setelah berada di jalan raya, ia mengalami rasa sakit yang menusuk-nusuk di perut dan dadanya.
Bukannya menelepon ambulans, pengacara itu memutuskan untuk menemukan sebuah rumah sakit menggunakan mode kemudi otomatis di mobilnya.
- <link type="page"><caption> Kecelakaan mobil Tesla akan diselidiki oleh pihak berwenang AS </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160701_majalah_tesla_penyelidikan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tesla Model 3, apakah memang mobil masa depan?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160401_majalah_tesla_model3.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Peralatan teknologi agar truk bisa mengemudi sendiri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160517_majalah_iptek_truk.shtml" platform="highweb"/></link>
Setelah perjalanan sekitar 32km, mobil Tesla itu tiba di jalan menuju ke unit gawat darurat rumah sakit.
Dia mengatakan kepada Slate bahwa ia kemudian secara manual mengarahkan kendaraan listrik itu ke parkir mobil dan memeriksakan diri ke ruang gawat darurat.
Embolisme paru adalah gangguan pembuluh darah di paru-paru yang bisa berakibat fatal.
Dokter mengatakan dia beruntung bisa bertahan hidup saat mengemudi.

Sumber gambar, FACEBOOK l NEALLY LAW
Sistem autopilot Tesla, yang bisa secara otomatis mengubah jalur dan bereaksi terhadap lalu lintas, sedang berada dalam pengawasan di Amerika setelah terlibat dalam dua kecelakaan.
Seorang pria meninggal di Florida setelah fungsi bantuan pengemudi dalam Tesla Model S miliknya tidak bisa mendeteksi sebuah truk di jalan pada bulan Mei.
Kemudian bulan lalu, sebuah mobil Tesla Model X menghantam pembatas jalan setelah bergasing di dekat suatu jalan raya dua jalur di Montana.
Produsen mobil listrik itu menyebut, fungsi tersebut tidak digunakan dengan benar pada saat kecelakaan kedua.
Namun Joshua Neally yang selamat sampai rumah sakit karena sistem autopilot itu mengatakan ia sangat gembira telah menggunakan fungsi autopilot itu dan percaya bahwa fungsi itu bisa menyelamatkan nyawa.
"Saya sangat bersyukur mendapatkan pengalaman ini," kata Joshua kepada stasiun berita lokal KY3.
"Jika hal seperti itu terjadi, misalnya saya jatuh pingsan atau lumpuh ketika mengemudi, saya tidak akan menyelonong di jalan bebas hambatan dan menghantam orang atau menabrak dinding batu raksasa."









