Nilai tukar pound terhadap dolar AS terendah dalam 31 tahun

Nilai tukar pound terhadap dolar AS terus melemah sejak Brexit.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Nilai tukar pound terhadap dolar AS terus melemah sejak Brexit.

Nilai tukar mata uang poundsterling terhadap dolar Amerika Serikat mencapai titik terendah dalam 31 tahun seiring dengan terguncangnya pasar keuangan menyusul keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) atau Brexit.

Pada sesi perdagangan Rabu (06/07), satu poundsterling dihargai US$1,2798. Beberapa saat kemudian naik menjadi US$1,2932.

  • <link type="page"><caption> Nilai pound sterling jatuh di perdagangan Asia </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160626_majalah_bisnis_pound_yen" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Inggris tinggalkan UE, Poundsterling terpuruk ke titik terendah </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160624_dunia_poundsterling_terpuruk" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pasar keuangan dunia terguncang setelah Inggris hengkang dari UE</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160624_dunia_pasar_reaksi_referendum" platform="highweb"/></link>

Nilai tukar pound terhadap dolar AS telah jatuh sekitar 14% sejak menjelang pelaksanaan referendum mengenai nasib Inggris di Uni Eropa. Saat itu nilai tukar pound menyentuh US$1,50.

Sejumlah analis menyalahkan peringatan yang dikeluarkan Bank Sentral Inggris, pada Selasa (05/07), dengan menyebutkan risiko-risiko Brexit telah “mengkristalisasi”.

“Prediksi pesimistis terhadap sterling menjadi kenyataan. Pound kini menjadi cerminan utama perasaan masyarakat pasca-Brexit di pasar-pasar,” kata Andrew Edwards, direktur eksekutif ETX Capital.

Di tengah ketidakpastian, Christine Lagarde selaku kepala Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pasar keuangan dalam keadaan terkendali.
Keterangan gambar, Di tengah ketidakpastian, Christine Lagarde selaku kepala Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pasar keuangan dalam keadaan terkendali.

Selain terhadap dolar AS, nilai tukar pound juga melemah terhadap euro. Pada Rabu (06/07), nilai tukar pound turun 0,5% ke 1,1697 euro, titik terendah sejak 2013.

Sementara itu, di bursa saham Inggris, Indeks FTSE 100 turun ke level 6.529,11.

Nilai saham-saham perusahaan domestik Inggris, seperti supermarket, perusahaan konstruksi, dan bank menurun drastis.

Di tengah penurunan, Christine Lagarde selaku kepala Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pasar keuangan meremehkan prospek Brexit.

Dia juga menegaskan bahwa pasar dalam keadaan terkendali.