Pemilik Volkswagen di AS terima ganti rugi emisi

VW

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, VW telah meminta maaf dengan mengatakan telah menodai kepercayaan konsumen.

Produsen mobil Jerman, Volkswagen, sepakat membayar paket tuntutan ganti rugi total hampir US$15 miliar terkait dengan rekayasa uji emisi.

Dengan pembayaran ini maka setiap pemilik Volkswagen (VW) 'yang bermasalah itu' menerima kompensasi sekitar US$10.000 atau sekitar Rp131 juta.

Di samping itu, produsen mobil Jerman tersebut juga diperintahkan untuk memperbaiki atau bahkan membeli mobil berbahan bakar diesel yang dipastikan terkena dampak manipulasi uji emisi. Jumlah kendaraan yang masuk kategori ini di Amerika Serikat mencapai hampir 500.000 unit.

  • <link type="page"><caption> Audi: 2,1 juta mobil 'memanipulasi' uji emisi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150928_majalah_audi" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> VW diperintahkan tarik 2,4 juta mobil di Jerman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151015_majalah_vw_recall" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Skandal emisi: VW pasang piranti di 11 juta mobil</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150922_majalah_vw_emisi" platform="highweb"/></link>

Dikatakan oleh para pengacara bahwa nilai kompensasi yang dibayar oleh Volkswagen melalui gugatan di pengadilan San Francisco tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

Volkswagen sudah mengakui memasang piranti lunak yang bisa mengaktifkan kontrol polusi selama uji emisi tetapi bisa mematikannya ketika kendaraan digunakan di jalan.

Skandal ini mencuat setelah tahun lalu Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) di Amerika menemukan bahwa mobil-mobil diesel yang dipasangi piranti ini bisa mendeteksi bahwa mobil-mobil tersebut tengah menjalani uji.

VW akhirnya mengakui mobil-mobil yang dipasangi piranti untuk memanipulasi hasil uji emisi ini mencapai 11 juta unit yang tersebar di seluruh dunia.