Buku curian Nazi dikembalikan ke kelompok Freemasons

Sumber gambar, AP
Perpustakaan pemerintah Berlin di Jerman mengembalikan sekitar 400 buku, majalah dan penerbitan lain, yang tertua dari Abad ke-18, yang dicuri Nazi pada tahun 1930-an.
Barang-barang tersebut dikembalikan ke cabang kelompok Freemasons di Potsdam.
- <link type="page"><caption> Bekas penjaga kamp Auschwitz dihukum lima tahun penjara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160617_dunia_nazi_hukum" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> PM Netanyahu menegur keras petinggi militer</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160508_dunia_israel_nazi" platform="highweb"/></link>
Rumah tersebut menjadi salah satu perpustakaan terbesar Freemasons di Jerman sebelum tempat itu ditutup ketika Nazi menyatakan organisasi tersebut terlarang. Tempat itu dibuka kembali pada tahun 1991.
Matthias Bohn, pimpinan Johannis Lodge ''Teutonia zur Weisheit'' di Potsdam mengatakan pada hari Kamis (23/06) bahwa buku-buku itu penting bagi sejarah organisasi dan berisi "cap dan jejak pemilik sebelumnya."
Sementara Hermann Parzinger, presiden yayasan yang menangani museum dan perpustakaan pemerintah Berlin mengatakan, pihaknya berkeinginan untuk meneliti arti penting karya-karya dan barang-barang curian zaman Nazi yang dikembalikan.





