Gaun dari kerupuk udang ala model berbadan besar Thailand

Sumber gambar, Instagram l framsook lek lek

Model bertubuh gempal yang sering membuat parodi di internet, Benjaphorn “Sine” Chatsadakan, diundang untuk berjalan di karpet merah bersama para selebriti yang biasa dia parodikan pekan lalu.

Kepada BBC dia mengatakan bahwa dia menilai kesuksesannya sebagai dorongan bagi perempuan berukuran besar untuk lebih mengekspresikan diri.

"Saya berani memakai berbagai kostum yang tidak terlalu bagus. Tetapi, saya membuatnya tampak bagus karena saya percaya diri. Jadi saya ingin perempuan berukuran besar menjadi lebih berani mengekspresikan diri," kata Sine.

Nama Sine Benjaphorn, yang berusia 21 tahun, menjadi viral bulan lalu setelah dia mengunggah foto dirinya menggunakan gaun yang dibuat dari kerupuk udang dan kertas tisu.

  • <link type="page"><caption> Baju dari kangkung dan kulit durian, remaja Thailand jadi sensasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150916_trensosial_thai_model" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Barbie pakai jilbab jadi bintang Instagram</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160209_trensosial_barbie_jilbab" platform="highweb"/></link>

Gaun yang dibuat sendiri itu dimaksudkan sebagai parodi pakaian yang dikenakan aktris Thailand Araya A. Hargate pada Festival Film Cannes ke 69.

Sine mengatakan kepada BBC, setelah melihat bentuk dan warna busana yang dibuat Ralph & Russo itu, dia langsung terpikir kerupuk udang yang dia dan keluarganya jual, dan kemudian mulai membuat versinya sendiri.

Sumber gambar, Instagram l framsook lek lek

Dia membuat atasannya dengan mengaitkan kertas tisu ke kain yang berwarna merah jambu, sementara gaunnya dibuat dari sekitar 20 kantong kerupuk dengan berbagai ukuran. Gaun ini dibuat dengan biaya kurang dari 600 bath (Rp225.000).

Harga murah

Sisi kreatif Sine tidaklah baru bagi pengikutnya di internet. Dia mulai membuat gaun parodi beberapa bulan lalu setelah melihat gambar supermodel Chloe Moretz dengan penampilan yang kasual. Dia memiliki ide untuk membuat versinya sendiri.

Dia kemudian mengunggah gambarnya di Low-cost Cosplay - laman Facebook untuk para cosplayer parodi yang membuat kostum dengan menggunakan material yang murah. Foro Sine lantas disukai dan menerima ribuan tanda suka.

Hal itu kemudian menjadi hobi baru Sine.

Sumber gambar, Instagram l framsook lek lek

Ukuran baju

Selain menjalani kehidupan kampus di Provinsi Nakorn Pathom, Sine juga pemilik toko baju untuk perempuan berukuran besar.

Bisnis ini dimulai sebagai langkah untuk menyelesaikan masalahnya sendiri yang kesulitan mencari baju yang pas dengan ukurannya. Bisnisnya cukup laris, bahkan sebelum diberitakan oleh media massa.

Sine mengatakan bahwa permintaan atas produknya meningkat karena makin banyak perempuan berukuran besar yang bosan dengan baju berwarna hitam dan pakaian yang tertutup (untuk menyembunyikan lekuk mereka), dan berani untuk memakai pakaian yang lebih bergaya.

Dia memperoleh lebih dari 40.000 baht (Rp15 juta) per bulan dari bisnis yang dia mulai tujuh bulan lalu.

Sumber gambar, Instagram l framsook lekl ek

Pahlawan perempuan bertubuh besar

Berkat foto viralnya, bisnis Sine kini berkembang lebih besar karena dia dinilai sebagai pahlawan perempuan plus-size.

Dia tidak hanya menerima permintaan panduan cara berpakaian, tetapi sejumlah orang juga menulis pesan terima kasih atas perannya sebagai panutan yang mengunakan bakatnya untuk menentang norma sosial.

Sine mengatakan banyak perempuan Thailand, bahkan dirinya sendiri, sering dianggap sebelah mata karena bentuk dan rupa mereka, dan berharap apa yang dia lakukan - betapapun konyol itu - akan mengubah persepsi orang untuk melihat perempuan bertubuh besar sebagai perempuan saja.

"Kecantikan bisa ditafsirkan di mata yang melihatnya. Meskipun penampilan Anda tidak sama dengan norma kecantikan umumnya. Tapi jika Anda memiliki hati dan pikiran yang baik, Anda dapat membawa hal positif itu menonjol sehingga orang akan melihatnya," kata Sine.