Rumah Playboy dibeli tetangga sebelah

Sumber gambar, Getty Images
Playboy Mansion -yang dipunyai oleh pendiri dan pemilik majalah porno pertama dunia, Hugh Hefner- terjual kepada seorang pengusaha keuangan yang merupakan tetangga rumah sebelah.
Daren Metropoulos, 32, membeli properti seluas 1.658 meter persegi yang harga pasarnya sekitar US$200 juta (Rp2,6 triliun).
Sebelumnya, ia membeli properti sebelahnya dari Hefner pada 2009 seharga US$18juta (sekitar Rp240 miliar).
- <link type="page"><caption> Kediaman Playboy dijual dengan syarat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160112_majalah_rumah_playboy" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Majalah Playboy akan berhenti memuat foto perempuan telanjang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/10/151013_majalah_playboy" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dua majalah khusus pria di Inggris gulung tikar </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/11/151117_majalah_majalah_pria" platform="highweb"/></link>
Rumah besar itu dibangun tahun 1927 dan dibeli oleh Playboy pada tahun 1971 seharga US$1,1 juta, yang merupakan transaksi penjualan properti termahal di Los Angles saat itu.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AP
Hugh Hefner menjadikan rumah di Los Angeles itu sebagai pengganti Playboy Mansion sebelumnya, di Chicago, yang dibangun tahun 1959.
Di dalamnya terdapat lapangan tenis, kolam renang besar, gudang anggur, bioskop pribadi, dan rumah-rumah permainan, namun mesti direnovasi untuk memenuhi standar sebagaimana rumah lain di Beverly Hills.
Baik Playboy maupun Metropoulos tak menjelaskan, akan digunakan sebagai apa rumah itu nantinya.
Namun Hefner, 89, mendapat hak untuk tetap tinggal di rumah itu sampai ia meninggal -yang merupakan persyaratan penjualan rumah itu.
Daren Metropoulos adalah pemilik Metropoulos & Co, yang dikelola ayahnya, Dean.

Sumber gambar, AP
Hugh Hefner mendirikan Playboy pada 1953 dengan edisi pertamanya menampilkan aktris Marilyn Monroe sebagai "Playmate of the Month".
Playboy kemudian menjadi merek yang terkenal dan logo kelinci mengenakan dasi kupu-kupu digunakan untuk berbagai bisnis, seperti klub dan restoran.
Playboy Mansion -yang terkenal karena pesta gila-gilaannya- diputuskan dijual setelah majalah Playboy berhenti menerbitkan foto-foto telanjang karena sudah ketinggalan zaman, seiring maraknya situs cabul gratis di internet.
Tiras majalah pria ini mereka turun menjadi 800.000 eksemplar tahun lalu dari 5,6 juta pada 1975.









