Xiaomi beli ratusan paten ponsel pintar Microsoft

Xiaomi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Direktur Xiaomi, Lei Jun, memamerkan produk Xiaomi dalam satu acara peluncuran bulan Mei.

Produsen ponsel pintar Cina, Xiaomi, membeli tak kurang dari 1.500 hak paten telepon genggam buatan Microsoft.

Para pengamat mengatakan perjanjian paten ini memungkinkan Xiaomi menjual telepon genggam pintar di pasar Barat.

Bagi Microsoft, kesepakatan ini menguntungkan karena sejumlah aplikasi Android milik mereka -misalnya Office dan Skype- akan langsung tersedia di berbagai ponsel Xiaomi.

  • <link type="page"><caption> Microsoft luncurkan Windows 10</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150729_majalah_iptek_windows10.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Microsoft rumahkan karyawan di unit telepon genggam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150708_majalah_microsoft_phk.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Internet Explorer bisa disusupi peretas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/04/140428_iptek_browser.shtml" platform="highweb"/></link>

Pembelian hak paten dilakukan ketika Xiaomi kesulitan memenuhi target penjualan.

Perusahaan teknologi yang berpusat di Beijing ini tadinya mematok target menjual 100 juta unit telepon genggam pada 2015.

Namun mereka hanya mampu menjual 71 juta unit, antara lain karena harus menghadapi persaingan yang makin ketat dari produsen lain seperti Oppo dan Vivo.

Kedua perusahaan saingan tersebut menjual ponsel lebih banyak dibandingkan Xiaomi pada tiga bulan pertama 2016.

Adapun pengiriman ponsel terbesar masih dipegang oleh Huawei, menurut data yang dikeluarkan perusahaan riset pasar IDC.

Secara global Xiaomi menempati posisi tujuh besar, padahal pada 2014 mereka berada di urutan ketiga.