Mahasiswi Malaysia belanja pakai 'dana yang salah'

Sumber gambar, Getty
Pengadilan Australia membebaskan dengan jaminan seorang perempuan Malaysia yang menarik dana sebesar A$4,6 juta atau sekitar Rp44 miliar karena kesalahan bank.
Christine Jiaxin Lee, mahasiswi berusia 21 tahun, ditangkap di bandara, Rabu (04/05), ketika akan terbang ke Malaysia.
Pengacaranya mengatakan dia menghabiskan sampai hampir Rp10 miliar untuk barang-barang mewah, antara lain membeli sejumlah tas tangan bermerek.
- <link type="page"><caption> Voucher belanja bantu hentikan kebiasaan merokok ibu hamil</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/01/150128_majalahlain_voucher_belanja" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Demo warga kulit hitam anti-penembakan di AS ‘ganggu’ belanja Natal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151224_dunia_amerika_demo_hitam_natal" platform="highweb"/></link>
Jaksa menyatakan Lee mengambil uang dari Bank Westpac selama satu tahun dan tidak memberi tahu kesalahan itu kepada pihak berwenang.
Dia didakwa dengan mengambil keuntungan keuangan lewat penipuan dan mengetahui melakukan kejahatan, seperti dilaporkan kantor berita ABC.
Mahasiswi teknik yang sudah tinggal lima tahun di Australia itu membuka rekening di Bank Westpac pada Agustus 2012 dan bank melakukan kesalahan dengan memberi akses tidak terbatas kepadanya.
Hakim memutuskan Lee boleh bebas dengan jaminan namun di bawah kondisi yang ketat.
Pengacaranya mengatakan rencana perjalanannya ke Malaysia hanya untuk mengunjungi orang tuanya.









