Jenazah Prince diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya

Sumber gambar, AFP
Petugas medis direncanakan melakukan outopsi hari ini, Jumat (22/04) waktu Amerika Serikat, untuk memastikan penyebab kematian mendadak bintang pop dunia, Prince.
Pemusik dan peggubah lagu itu meninggal dunia secara mendadak pada usia 57 tahun di rumahnya Minneapolis, Kamis (21/04).
Dia meninggal dua minggu setelah menunda konsernya karena kondisi kesehatan yang tidak baik.
- <link type="page"><caption> Bintang pop dunia, Prince, meninggal dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160421_majalah_prince" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Prince akan tur piano solo di Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/11/151110_majalah_prince_konser" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Gugatan Rp264 miliar Prince kejutkan penggemar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/01/140129_hiburan_prince_gugat" platform="highweb"/></link>
Beberapa hari sebelum kematiannya, pesawat pribadinya dilaporkan melakukan penerbangan yang tidak dijadwalkan untuk membawanya ke rumah sakit.

Sumber gambar, AFP
Para peggemar Prince terus berkumpul di luar rumahnya di Minneapolis untuk menyampaikan penghormatan kepadanya.
Sebagian berdansa sambil mendengarkan lagu-lagu Prince dan banyak yang mengenakan pakaian berwarna ungu, merujuk pada salah satu lagu populernya, Purple Rain, atau Hujan Ungu.

Sumber gambar, AFP
Prince berhasil menjual lebih dari 100 juta album sepanjang karier musiknya dan pada tahun 2004, dia masuk dalam Rock and Roll of Fame.
Sebagai penyanyi merangkap penggubah maupun pengaransemen dengan kemampuan memainkan berbagai instrumen musik, Prince telah menghasilkan lebih dari 30 album.
Album terbarunya HITnRUN Phase Two dirilis tahun lalu dan dia masih menggelar konser untuk album itu sampai pekan lalu.









