Dinosaurus sudah 'di ambang kepunahan' sebelum hantaman asteroid

Sumber gambar, Mark Garlick Science Photo Library
- Penulis, Pallab Ghosh
- Peranan, Koresponden sains BBC News
Penelitian menunjukkan bahwa populasi dinosaurus telah merosot 50 juta tahun sebelum hantaman asteroid yang memusnahkan mereka.
Dugaan baru ini memperkaya perdebatan tentang bagaimana kondisi dinosaurus ketika batu berdiameter 10km dari luar angkasa menabrak bumi 66 juta tahun lalu.
Tim peneliti memperkirakan populasi makhluk itu menurun dalam waktu yang lama karena tidak bisa mengatasi perubahan di planet Bumi.
Studi ini dipublikasikan di jurnal PNAS.
- <link type="page"><caption> Misteri T-Rex dan penemuan dinosaurus seukuran kuda</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160315_majalah_iptek_dinosaurus_trex.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> 'Dinosaurus bersayap' ditemukan di Cina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150716_majalah_dinosaurus_bersayap.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Inilah dinosaurus terbesar yang pernah hidup di Bumi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_earth/2016/02/160211_vert_earth_dinosaurus_raksasa.shtml" platform="highweb"/></link>
Periset menganalisis fosil dinosaurus dari waktu kemunculan mereka, yakni 231 juta tahun lalu, hingga waktu kepunahan mereka.
Pada awalnya, spesies baru berevolusi dengan sangat cepat. Namun laju evolusi mulai menurun 160 juta tahun lalu, berujung pada kemerosotan pada sejumlah spesies yang bermula pada sekitar 120 juta tahun lalu.
Penelitian ini dipimpin Dr. Manabu Sakamoto, pakar paleontologi dari University of Reading. "Kami tidak memperkirakan hasil ini," katanya.
"Meski pada akhirnya mereka dipunahkan oleh dampak hantaman asteroid, mereka sebenarnya sudah di ambang kepunahan 50 juta tahun sebelum asteroid itu tiba."
Pola campuran
Analisis Dr. Sakamoto menunjukkan bahwa populasi dinosaurus jenis sauropod berleher panjang merosot paling cepat, sementara theropod merosot secara lebih bertahap. Dinosaurus yang termasuk ke dalam kelompok theropod antara lain Tyrannosaurus rex atau T-Rex.
Peneliti lain, ahli biologi evolusi dari University of Reading, Dr Chris Venditti, mengatakan kepada BBC News, "Pandangan yang meluas sekarang adalah dinosaurus berkuasa di muka bumi sampai asteroid menghantam bumi - dan dampaknyalah yang memicu kepunahan mereka.
"Dan meski itu benar, apa yang kami temukan adalah mereka sebetulnya sudah di ambang kepunahan jauh sebelum itu."
Dr Venditti yakin bahwa kemerosotan populasi dinosaurus selama 50 juta tahun menyebabkan mereka jauh lebih rentan terhadap bencana lingkungan yang terjadi menyusul hantaman asteroid.
"Jika mereka berkuasa dengan kuat, mungkin mereka akan bernasib lebih baik," ujarnya.
Penelitian dua tahun lalu juga mengindikasikan beberapa spesies mengalami kemerosotan, tapi hanya selama beberapa juta tahun sebelum hantaman asteroid.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kemerosotan dimulai puluhan juta tahun lebih awal dan mempengaruhi lebih banyak spesies.
Jadi kenapa dinosaurus di ambang kepunahan? Tidak ada yang tahu, tapi salah satu kemungkinannya adalah mereka tidak mampu mengatasi perubahan lingkungan.
Tekanan evolusi
Kondisi 230 juta tahun lalu sempurna bagi dinosaurus ketika mereka pertama kali muncul: hangat dan rimbun dari kutub hingga khatulistiwa.
Namun seiring iklim yang mulai lebih dingin dan permukaan laut berubah, dinosaurus mungkin dihadapkan pada tekanan evolusi baru.
Dinosaurus dan mamalia berevolusi pada waktu yang sama, namun dinosaurus mendominasi daratan selama lebih dari 100 juta tahun.
Hantaman asteroid diperkirakan membuka jalan bagi mamalia untuk mengambil alih. Namun studi terbaru menunjukkan bahwa supremasi mamalia tetap akan terjadi juga, tanpa asteroid.
Profesor Mike Benton dari Bristol University mengatakan kepada BBC News, "Iklim Bumi saat itu semakin dingin dari waktu ke waktu. Dinosaurus bergantung pada iklim yang cukup hangat sementara mamalia lebih baik dalam beradaptasi pada cuaca dingin.
"Jadi mungkin akan terjadi juga perubahan (dominasi) tanpa hantaman asteroid sekalipun."











