Film kontroversial Hong Kong meraih penghargaan Asia

Sumber gambar, AP
Sebuah film kontroversial yang menampilkan masa depan suram Hong Kong di bawah kekuasaan Beijing meraih salah satu penghargaan paling tinggi Asia.
Film independepen dengan biaya rendah berjudul Ten Years dipadati penonton di Hong Kong, tetapi dilarang di Cina daratan.
Dengan latar kejadian tahun 2025, film tersebut memperlihatkan kelompok penjahat politik dan penghukuman terhadap penduduk setempat karena menggunakan bahasa Kanton bukan Mandarin.
- <link type="page"><caption> Berburu modal film ke negeri orang, ada apa dengan negeri sendiri?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160317_majalah_seni_film_modal_festival" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Festival Film Busan edarkan daftar film Asia terbaik sepanjang masa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150813_majalah_budaya_busan" platform="highweb"/></link>
Pemutaran film dilakukan di tengah-tengah terjadi peningkatan kecemasan di Hong Kong terkait campur tangan Partai Komunis dalam urusan dalam negerinya.
Ten Years yang terdiri dari lima bagian, memenangkan penghargaan film terbaik di Hong Kong Film Awards pada Minggu 3 April.
"Ten Years memperlihatkan ketakutan orang Hong Kong (terhadap Cina)," kata salah satu sutradaranya, Chow Kwun-wai.
Produser Andrew Choi mengatakan kepada BBC bahwa penghargaan tersebut sebagai suatu kejutan.
"Penting bagi Hong Kong bahwa film tersebut sangat mewakili apa yang orang rasakan, keluar sebagai pemenang."
Dia mengatakan film tersebut telah memenangkan sejumlah tahapan pemungutan suara terutama lewat para pembuat film Hong Kong dan Choi memuji 'integritas' proses tersebut.









