Bekas perusak jadi pelestari terumbu karang di Pulau Pramuka

Kawasan gosong pasir di Pulau Pramuka telah ditanami terumbu karang seluas 14,3 hektar.

Sumber gambar, BBC INDONESIA

Keterangan gambar, Kawasan gosong pasir di Pulau Pramuka telah ditanami terumbu karang seluas 14,3 hektar.
    • Penulis, Sri Lestari
    • Peranan, Wartawan BBC Indonesia
  • Waktu membaca: 3 menit

Hamparan terumbu karang yang berwarna-warni tampak dari atas perahu yang melintasi kawasan gosong pasir di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Ketika air sedang surut, terumbu karang ini akan tampak dari permukaan laut dan sejumlah ikan tampak berenang di sela-sela karang, antara lain ikan badut.

Terumbu karang di Area Perlindungan Laut (APL) atau yang dikenal sebagai Padang Nemo ini merupakan hasil penanaman yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat setempat.

Lokasi ini dulu merupakan tujuan wisata bahari tetapi sejak 2014 lokasi ini tertutup untuk aktivitas pariwisata atau penangkapan ikan.

Selama sekitar dua tahun, konservasi berhasil dilakukan di gosong pasir seluas 14,3 hektar dan targetnya tahun ini seluruh kawasan Areal Perlindungan Laut yaitu 16,7 hektar akan tertutup terumbu karang.

  • <link type="page"><caption> Sang penyelamat terumbu karang dari Pulau Cengkeh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2016/03/160228_vert_tra_pulau_cengkeh.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Terumbu karang Karibia bisa punah dalam 20 tahun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/07/140702_majalah_terumbukarangkaribia.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Mengkaji kerusakan karang Filipina akibat karamnya kapal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2013/03/130331_iptek_karang.shtml" platform="highweb"/></link>

Program konservasi terumbu karang melibatkan sejumlah warga yang merupakan bekas perusak karang, penjual karang hias, atau nelayan yang menghancurkan karang untuk menangkap ikan.

Mahmudin

Sumber gambar, BBC Indonesia

Salah satunya adalah Mahmudin yang menjelaskan proses konservasi terumbu karang.

"Di sini kami menanam karang yang berasal dari luar Kepulauan Seribu, ini merupakan wilayah pembibitan, indukan untuk seluruh Kepulauan Seribu, " jelas dia.

Di kawasan ini ditanam 613 spesies terumbu karang, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pria yang akrab disapa May ini, dulu merupakan pengambil karang di lautan dan menjualnya. Dia mengaku dulu menentang upaya konservasi, tetapi sejak 2003 lalu justru aktif melakukan upaya pemeliharaan terumbu karang.

"Saya pernah mengambil karang yang paling bagus dan mahal tapi kemudian tiba-tiba rusak, saya berusaha untuk menumbuhkan karang dan lama sekali tidak berhasil, dari situ saya baru sadar betapa sulitnya karang itu tumbuh tetapi saya dulu dengan gampang mengambilnya," jelas May.

Terumbu karang

Sumber gambar, BBC indonesia

Keterangan gambar, Sekitar 613 spesies terumbu karang tampak dari permukaan di Area Perlindungan Laut.

Selain May, seorang nelayan kepulauan seribu yang dulu seringkali merusak karang, Husen, juga aktif dalam program konservasi.

"Saya dulu bisa dikatakan juga sebagai perusak, yaitu nelayan yang menggunakan jaring morami untuk menangkap ikan, tapi saya lalu belajar menanam karang dan sekarang tugas saya melarang orang mencari ikan di sini, saya sayang sekali pada karang ini," jelas Husen.

Tugas Husen menjaga kawasan konservasi "Tiap hari saya memarahi orang-orang yang mengambil ikan di sini, tapi saya tidak peduli dan tetap menjaga ini karena saya yang menanam ini," kata dia.

Konservasi terumbu karang ini juga melibatkan anak-anak muda Kepulauan seribu seperti Fajarullah.

"Selain di sini untuk merawat karang, saya juga melakukan sosialisasi kepada anak-anak muda melalui karang taruna agar mereka merawat terumbu karang, karena manfaatnya mereka juga yang akan merasakan," kata Fajarullah.

Dia mengatakan jumlah ikan di kawasan itu meningkat secara signifikan sejak upaya konservasi dilakukan.

Masalah sampah dan perawatan

Masalah sampah dan endapan sedimen merupakan hambatan dalam perkembangan terumbu karang, untuk itu menurut May, perlu ada perawatan rutin.

"Harus ada pengawasan dan dirawat, kalau tidak akan tertutup sedimen, sampah dan kemudian akan mati, kalau dirawat itu bisa bagus coralnya," jelas May.

Kawasan ini sementara hanya dibuka untuk kepentingan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan konservasi terumbu karang, dan rencananya akan dibuka pada 2016 ini.

Kawasan Kepulauan Seribu merupakan salah satu dari tujuh pengembangan wisata bahari baru di Indonesia. Setiap pekan kawasan ini menjadi tempat tujuan wisata baru bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Wahyu Rudianto, mengatakan upaya yang dilakukan warga untuk melakukan konservasi terumbu karang di APL yang masuk dalam zonasi taman nasional dapat dijadikan contoh ditempat lain.

Terumbu karang

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Sampah dan wisatawan menjadi salah satu penyebab rusaknya terumbu karang.

Tetapi nantinya, rencana pembukaan kawasan ini sebagai tempat wisata juga harus mempertimbangkan pelestarian keanekaragaman hayati.

"Pengunjung itu tidak sepenuhnya sadar mereka datang ke taman nasional suatu kawasan konservasi, mereka hanya enjoy refreshing dan melakukan semua keinginan, misalnya mereka itu kalao snorkeling itu menginjak karang itu kan merusak, belum sampah yang ditinggalkan, itu kan merusak," jelas Wahyu.

Jika kawasan APL dibuka untuk wisatawan di pulau seribu yang mencapai lebih dari 2.000 orang di setiap pekannya, diharapkan apat mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Tetapi upaya penanaman terumbu karang tak boleh berhenti dan dapat diteruskan di lokasi lainnya.