Pasukan pemerintah Suriah 'merebut kembali' kota Palmyra

Sumber gambar, Sana I EPA
Pasukan pemerintah Suriah merebut kota tua Palmyra dari kelompok yang menyebut diri Negara Islam ISIS, seperti disampaikan oleh media pemerintah dan organisasi pemantau.
Tentara Suriah telah melakukan pertempuran darat selama beberapa hari, didukung oleh serangan udara Rusia. Sumber militer mengatakan pasukan tentara sekarang "mengontrol penuh" wilayah itu.
ISIS menguasai kota yang menjadi situs Warisan Budaya Unesco dan kota modern pada Mei 2015 lalu.
Sebuah foto yang dirilis oleh militer Suriah pada Sabtu (26/03) menunjukkan helikopter dan kendaraan lapis baja dalam posisi menembak di Palmyra.
Tetapi kapan foto itu diambil belum dapat diverifikasi secara independen.
Organisasi pemantau Suriah Syrian Observatory for Human Rights, yang berbasis di Inggris, mengatakan masih ada pertempuran senjata di bagian timur kota itu, tetapi pasukan ISIS telah terdesak di arah timur.
- <link type="page"><caption> Penghancuran Palmyra 'kejahatan perang'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150824_dunia_palmyra_kejahatan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> ISIS 'perlihatkan pengrusakan Kuil Palmyra'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150825_dunia_palmyra_isis" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, Getty

Sumber gambar, AFP





