Kelompok ISIS ledakkan peninggalan bersejarah di Suriah

Kelomok ISIS disebut telah meledakkan sejumlah artefak bersejarah di Palmyra.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Kelomok ISIS disebut telah meledakkan sejumlah artefak bersejarah di Palmyra.

Kelompok milisi ISIS telah meledakkan monumen lainnya di kota kuno Palmyra yang terletak di bagian utara Suriah, sebut direktur badan peninggalan sejarah Suriah.

Menurut Maamoun Abdulkarim kepada kantor berita Reuters, para anggota kelompok milisi ISIS meledakkan Gerbang Kemenangan yang diperkirakan dibangun sekitar 2.000 tahun lalu.

Aksi ISIS yang menghancurkan <link type="page"><caption> artefak-artefak bersejarah di Palmyra</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2015/08/150825_galeri_palmyra_suriah" platform="highweb"/></link> telah dilakukan <link type="page"><caption> sejak beberapa bulan lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150825_dunia_palmyra_isis" platform="highweb"/></link>.

Pada awal September lalu, ISIS disebut telah <link type="page"><caption> meledakkan Menara Elahbel</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150904_dunia_isis_palmyra" platform="highweb"/></link> yang dibangun pada tahun 103 Masehi dan salah satu yang paling terpelihara.

Monumen batu pasir bertingkat tiga tersebut berdiri di luar tembok kota di daerah yang dikenal sebagai Lembah Makam milik keluarga kaya Palmyra.

ISIS dituding meledakkan beberapa kuil kuno yang didirikan 2.000 tahun lalu.

Sumber gambar, c

Keterangan gambar, ISIS dituding meledakkan beberapa kuil kuno yang didirikan 2.000 tahun lalu.

Pengrusakan dilakukan hanya beberapa hari setelah ISIS <link type="page"><caption> meledakkan kuil Bel Palmyra</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150901_dunia_palmyra_pbb" platform="highweb"/></link> dan kuil Baalshamin.

Kota penting

<link type="page"><caption> Kota Palmyra</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150824_dunia_palmyra_kejahatan" platform="highweb"/></link> -dikenal sebagai Tadmur- terletak secara strategis di area penting, di jalan yang menghubungkan Damaskus dengan kota di timur Deir al-Zour.

Sejak awal abad pertama hingga ketiga masehi, kota ini tumbuh di bawah pemerintahan Romawi, sampai kemudian membentuk kekaisaran sendiri yang terbentang dari Turki hingga Mesir.

Palmyra dianggap pencapaian penting dalam peradaban kuno Timur Tengah, karena dibangun berbeda dengan gaya kota kekaisaran Romawi lainnya.

Palmyra merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Palmyra merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.

Seperti Venesia, kota ini membentuk sebuah pangkalan bagi jaringan perdagangan. Hanya saja, laut di Palmyra adalah padang pasir, dan kapal di sana adalah unta.

Hanya sebagian kecil dari situs kota ini yang telah digali. Sebagian besar peninggalan arkeologi masih terbenam di bawah tanah, dan terlalu rapuh untuk digali.

Kota kuno tersebut adalah pusat budaya penting dan situs Warisan Dunia Badan PBB untuk Pendidikan dan Pengetahuan (UNESCO).