Situs bersejarah Palmyra yang kini diduduki ISIS

Pejabat dan pegiat di Suriah melaporkan bahwa kelompok ISIS telah meledakkan kuil Baalshamin di kota kuno Palmyra, salah satu pusat kebudayaan penting dunia.

Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan sebagian dari kota kuno Palmyra, sekitar 215 kilometer timur laut dari Damaskus. Kota kuno Palmyra adalah oase pada abad 1-2 Masehi.
Keterangan gambar, Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan sebagian dari kota kuno Palmyra, sekitar 215 kilometer timur laut dari Damaskus. Kota kuno Palmyra adalah oase pada abad 1-2 Masehi.
Kesenian dan arsitektur Palmyra menunjukkan persimpangan beberapa peradaban, yaitu teknik Yunani-Romawi dengan tradisi lokal dan pengaruh Persia.
Keterangan gambar, Kesenian dan arsitektur Palmyra menunjukkan persimpangan beberapa peradaban, yaitu teknik Yunani-Romawi dengan tradisi lokal dan pengaruh Persia.
Pejabat dan pegiat di Suriah melaporkan bahwa pada Minggu (23/08) kelompok yang menamakan dirinya Negara Islam (ISIS) telah meledakkan kuil kuno Baalshamin di situs Palmyra. Dalam pernyataannya, UNESCO mengatakan aksi penghancuran tersebut adalah "kehilangan besar bagi bangsa Suriah dan untuk kemanusiaan".
Keterangan gambar, Pejabat dan pegiat di Suriah melaporkan bahwa pada Minggu (23/08) kelompok yang menamakan dirinya Negara Islam (ISIS) telah meledakkan kuil kuno Baalshamin di situs Palmyra. Dalam pernyataannya, UNESCO mengatakan aksi penghancuran tersebut adalah "kehilangan besar bagi bangsa Suriah dan untuk kemanusiaan".
Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan pahatan di tembok di halaman kuil Baal di kota oase kuno, Palmyra.
Keterangan gambar, Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan pahatan di tembok di halaman kuil Baal di kota oase kuno, Palmyra.
Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan beberapa warga Suriah mengendarai sepeda melewati kota oase kuno, Palmyra. Turis terakhir mengunjungi kawasan ini pada September 2011, enam bulan setelah pergolakan terjadi di sana.
Keterangan gambar, Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan beberapa warga Suriah mengendarai sepeda melewati kota oase kuno, Palmyra. Turis terakhir mengunjungi kawasan ini pada September 2011, enam bulan setelah pergolakan terjadi di sana.
Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan Tetrapylon atau pintu masuk monumental kota kuno Palmyra yang pernah dibangun ulang pada 1963 oleh Direktorat Benda antik Suriah.
Keterangan gambar, Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 ini menunjukkan Tetrapylon atau pintu masuk monumental kota kuno Palmyra yang pernah dibangun ulang pada 1963 oleh Direktorat Benda antik Suriah.
Sebagian dari pemandangan kota kuno Palmyra di Suriah. ISIS mengambil alih kekuasaan di Palmyra sejak bulan Mei lalu, memicu kekhawatiran terhadap situs tersebut, yang merupakan salah satu pusat kebudayaan terpenting di dunia.
Keterangan gambar, Sebagian dari pemandangan kota kuno Palmyra di Suriah. ISIS mengambil alih kekuasaan di Palmyra sejak bulan Mei lalu, memicu kekhawatiran terhadap situs tersebut, yang merupakan salah satu pusat kebudayaan terpenting di dunia.
Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 menunjukkan halaman depan kuil pemujaan Baal di kota kuno Palmyra, Suriah. Turis terakhir datang ke oase dengan pengaruh Yunani-Romawi itu pada September 2011. Sejak itu, banyak orang yang datang untuk menjarah benda-benda bersejarah dari kota kuno ini.
Keterangan gambar, Foto yang diambil pada 14 Maret 2014 menunjukkan halaman depan kuil pemujaan Baal di kota kuno Palmyra, Suriah. Turis terakhir datang ke oase dengan pengaruh Yunani-Romawi itu pada September 2011. Sejak itu, banyak orang yang datang untuk menjarah benda-benda bersejarah dari kota kuno ini.