Penggusuran hunian bantaran sungai di Kampung Pulo

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menangani banjir dengan menggusur 150 hunian di bantaran Ciliwung, Kampung Pulo, Jakarta. Namun, warga melakukan perlawanan.

Petugas keamanan mengevakuasi korban saat terjadi penghancuran perkampungan kumuh di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, 20 Agustus 2015.
Keterangan gambar, Petugas keamanan mengevakuasi korban saat terjadi penghancuran perkampungan kumuh di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, 20 Agustus 2015.
Penghuni Kampung Pulo bentrok dengan polisi dan petugas keamanan saat terjadi penghancuran 150 rumah di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, 20 Agustus 2015.
Keterangan gambar, Penghuni Kampung Pulo bentrok dengan polisi dan petugas keamanan saat terjadi penghancuran 150 rumah di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, 20 Agustus 2015.
Aksi bentrokan warga dengan petugas keamanan menyebabkan terbakarnya backhoe yang digunakan untuk menghancurkan 150 rumah di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, Indonesia.
Keterangan gambar, Aksi bentrokan warga dengan petugas keamanan menyebabkan terbakarnya backhoe yang digunakan untuk menghancurkan 150 rumah di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, Indonesia.
Bentrokan terjadi setelah petugas keamanan memerintahkan warga meninggalkan hunian mereka di pinggir sungai sebagai bagian dari upaya penanganan banjir.
Keterangan gambar, Bentrokan terjadi setelah petugas keamanan memerintahkan warga meninggalkan hunian mereka di pinggir sungai sebagai bagian dari upaya penanganan banjir.
Dalam bentrokan ini, polisi menahan setidaknya 10 orang warga. Ribuan orang menutup akses ke Jalan Jatinegara Barat sehingga menyebabkan kemacetan parah.
Keterangan gambar, Dalam bentrokan ini, polisi menahan setidaknya 10 orang warga. Ribuan orang menutup akses ke Jalan Jatinegara Barat sehingga menyebabkan kemacetan parah.
Polisi dan petugas keamanan tengah menahan seorang warga saat penghancuran 150 hunian di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, pada 20 Agustus 2015.
Keterangan gambar, Polisi dan petugas keamanan tengah menahan seorang warga saat penghancuran 150 hunian di pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, pada 20 Agustus 2015.
Selain petugas keamanan, dan personel militer, dalam proses penghancuran hunia pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, ini polisi dibantu dengan meriam air dan gas air mata.
Keterangan gambar, Selain petugas keamanan, dan personel militer, dalam proses penghancuran hunia pinggir sungai di Kampung Pulo, Jakarta, ini polisi dibantu dengan meriam air dan gas air mata.
Penggusuran hunian pinggir sungai di Kampung Pulo awalnya direncanakan mulai jam 7 pagi, namun ditunda setelah warga melakukan perlawanan.
Keterangan gambar, Penggusuran hunian pinggir sungai di Kampung Pulo awalnya direncanakan mulai jam 7 pagi, namun ditunda setelah warga melakukan perlawanan.
Kawasan bantaran Ciliwung yang menjadi lokasi hunian adalah daerah rawan banjir. Menurut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penggusuran adalah bagian dari upaya penanganan banjir.
Keterangan gambar, Kawasan bantaran Ciliwung yang menjadi lokasi hunian adalah daerah rawan banjir. Menurut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penggusuran adalah bagian dari upaya penanganan banjir.
Polisi memeriksa kawasan hunian pinggir sungai yang sebagian sudah dihancurkan di Kampung Pulo, Jakarta, pada 20 Agustus 2015.
Keterangan gambar, Polisi memeriksa kawasan hunian pinggir sungai yang sebagian sudah dihancurkan di Kampung Pulo, Jakarta, pada 20 Agustus 2015.
Petugas keamanan mengevakuasi korban luka saat terjadi penggusuran sekitar 150 hunian bantaran sungai di Kampung Pulo, Jakarta, 20 Agustus 2015.
Keterangan gambar, Petugas keamanan mengevakuasi korban luka saat terjadi penggusuran sekitar 150 hunian bantaran sungai di Kampung Pulo, Jakarta, 20 Agustus 2015.
Polisi berpakaian preman dan petugas keamanan menahan seorang warga saat terjadi penggusuran dan penghancuran 150 hunian di bantaran sungai di Jakarta, 20 Agustus 2015.
Keterangan gambar, Polisi berpakaian preman dan petugas keamanan menahan seorang warga saat terjadi penggusuran dan penghancuran 150 hunian di bantaran sungai di Jakarta, 20 Agustus 2015.